Septianiputri’s Weblog











{Oktober 9, 2008}   materi kuliah PTI semester I 2008

MODUL BAHAN AJAR

Penyusun

1. Agus Mulyanto, S.Si, M.Kom
2. Sumarsono, S.T,M.Kom
3. M.Taufiq Nuruzzaman, S.T

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERISTAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA

Daftar Isi

Kata Pengantar ………………………………………………………………………………………………. i
Daftar Isi ………………………………………………………………………………………………. ii
BAB I ………………………………………………………………………………………………. 1
BAB II ………………………………………………………………………………………………. 15
BAB III ………………………………………………………………………………………………. 23
BAB IV ………………………………………………………………………………………………. 30
BAB V ………………………………………………………………………………………………. 39
BAB VI ………………………………………………………………………………………………. 46
BAB VII ………………………………………………………………………………………………. 48
BAB VIII ………………………………………………………………………………………………. 54
BAB IX ………………………………………………………………………………………………. 57
BAB X ………………………………………………………………………………………………. 87
BAB XI ………………………………………………………………………………………………. 105
BAB XII ………………………………………………………………………………………………. 112
Daftar Pustaka …………………………………………………………………………………ii

BAB I
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI

I. KOMPETENSI DASAR

Mahasiswa mampu mengetahui perkembangan teknologi informasi masa kini dan
prospek masa depan dan mampu memanfaatkannya dalam berbagai bidang.

II. KONSEP MAP

III. CURRENT ISSUES

Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi begitu pesat, sehingga
memungkinkan diterapkannya cara-cara baru yang lebih efisien untuk produksi,
distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Proses inilah yang membawa manusia ke
dalam Masyarakat atau Ekonomi Informasi. Masyarakat baru ini juga sering disebut
sebagai masyarakat pasca industri. Apapun namanya, dalam era informasi, jarak fisik
atau jarak geografis tidak lagi menjadi faktor dalam hubungan antar manusia atau
antar lembaga usaha, sehingga jagad ini menjadi suatu dusun semesta atau “Global
village ?. Sehingga sering kita dengar istilah “jarak sudah mati” atau “distance is dead”
makin lama makin nyata kebenarannya.

1IV. MATERI POKOK

1.1. Pendahuluan
Perkembangan Teknologi Informasi sampai dengan saat ini berkembang dengan
pesat seiring dengan penemuan dan pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam bidang
Informasi dan Komunikasi sehingga mampu menciptakan alat-alat yang mendukung
perkembangan Teknologi Informasi, mulai dari sistem komunikasi sampai dengan
alat komunikasi yang searah maupun dua arah (interaktif).

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data,
termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data
dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi
yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis,
dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan
keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data,
sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya
sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat
disebar dan diakses secara global.

Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan
informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi,
rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan,
berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok
yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan
waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat
menghambat bertukar pikiran. Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu
cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir,
kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi
oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan
berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e seperti e-commerce, e-government, e-education,
e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis
elektronika.

1.2. Evolusi Ekonomi Global
Sampai dua ratus tahun yang lalu ekonomi dunia bersifat agraris dimana salah satu
ciri utamanya adalah tanah merupakan faktor produksi yang paling dominan. Sesudah
terjadi revolusi industri, dengan ditemukannya mesin uap, ekonomi global ber-evolusi
ke arah ekonomi industri dengan ciri utamanya adalah modal sebagai faktor produksi
yang paling penting. Menjelang peralihan abad sekarang inl, cenderung manusia
menduduki tempat sentral dalam proses produksi, karena tahap ekonomi yang sedang
kita masuki ini berdasar pada pengetahuan (knowledge based) dan berfokus pada
informasi (information focused). Dalam hal ini telekomunikasi dan informatika
memegang peranan sebagai teknologi kunci (enabler technology).

1.3. Peran Teknologi Informasi
Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan
telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai
teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya. Teknologi informasi
banyak berperan dalam bidang-bidang antara lain :
21.3.1. Dalam Bidang Pemerintahan (e-government).
E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan,
seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan
menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Bisa merupakan
suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi
dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya e-
government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan
hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi
ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen),
G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).

Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain: (1) Pelayanan servis yang lebih
baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam
seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari
kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan. (2)
Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum.
Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak
menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari
semua pihak. (3) Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh.
Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat
menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya
tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan
digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya. (4)
Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi
pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Bagi
Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab,
koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus
berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk
pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam saja.

Tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang baik sudah sangat mendesak untuk
dilaksanakan oleh aparatur pemerintah. Salah satu solusi yang diperlukan adalah
keterpaduan sistem penyelenggaraan pemerintah melalui jaringan sistem informasi
on- line antar instansi pemerintah baik pusat dan daerah untuk mengakses seluruh
data dan informasi terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik. Dalam
sektor pemerintah, perubahan lingkungan strategis dan kemajuan teknologi
mendorong aparatur pemerintah untuk mengantisipasi paradigma baru dengan upaya
peningkatan kinerja birokrasi serta perbaikan pelayanan menuju terwujudnya
pemerintah yang baik (good govermance). Hal terpenting yang harus dicermati adalah
sektor pemerintah merupakan pendorong serta fasilitator dalam keberhasilan
berbagai kegiatan pembangunan, oleh karena itu keberhasilan pembangunan harus
didukung oleh kecepatan arus data dan informasi antar instansi agar terjadi
keterpaduan sistem antara pemerintah dengan pihak penggunan lainnya. Upaya
percepatan penerapan e- Government, masih menemui kendala karena saat ini belum
semua daerah menyelenggarakannya. Apalagi masih ada anggapan e-Government hanya
membuat web site saja sosialisasinya tidak terlaksana dengan optimal. Namun
berdasarkan Inpres, pembangunan sistem informasi pemerintahan terpadu ini akan
terealisasi sampai tahun 2005 mendatang. Kendati demikian yang terpenting adalah
menghapus opini salah yang menganggap penerapan e-Government ini sebagai sebuah
3proyek, padahal merupakan sebuah sistem yang akan memadukan subsistem yang
tersebar di seluruh daerah dan departemen.

1.3.2. Bidang Keuangan dan Perbankan

Saat ini telah banyak para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang tidak
lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah
memanfaatkan layanan perbankan modern.

Layanan perbankan modern yang hanya ada di kota-kota besar ini dapat dimaklumi
karena pertumbuhan ekonomi saat ini yang masih terpusat di kota-kota besar saja,
yang menyebabkan perputaran uang juga terpusat di kota-kota besar. Sehingga sektor
perbankan pun agak lamban dalam ekspansinya ke daerah-daerah. Hal ini sedikit
banyak disebabkan oleh kondisi infrastruktur saat ini selain aspek geografis Indonesia
yang unik dan luas.

Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan
seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses
dengan mudah oleh nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi
informasi online, sebagai contoh, seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun
dia berada selama masih ada layanan ATM dari bank tersebut, atau seorang nasabah
dapat mengecek saldo dan mentransfer uang tersebut ke rekening yang lain hanya
dalam hitungan menit saja, semua transaksi dapat dilakukan.

Pengembangan teknologi dan infrastruktur telematika di Indonesia akan sangat
membantu pengembangan industri di sektor keuangan ini, seperti perluasan cakupan
usaha dengan membuka cabang-cabang di daerah, serta pertukaran informasi antara
sesama perusahaan asuransi, broker, industri perbankan, serta lembaga pembiayaan
lainnya.

Institusi perbankan dan keuangan telah dipengaruhi dengan kuat oleh pengembangan
produk dalam teknologi informasi, bahkan mereka tidak dapat beroperasi lagi tanpa
adanya teknologi informasi tersebut. Sektor ini memerlukan pengembangan produk
dalam teknologi informasi untuk memberikan jasa-jasa mereka kepada pelanggan
mereka.

Program pengembangan sistem informasi di Indonesia Program pengembanan
sistem informasi (program 16.6.01) dimaksudkan untuk mengembangkan sistem
informasi yang diperlukan untuk meningkatkan masuknya informasi ilmu
pengetahuan dan teknologi yang terjadi di dunia internasional, memperlancar
pertukaran dan penyebaran informasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta
meningkatkan sistem perencanaan, pengelolaan, pemantauan kegiatan dan kemajuan
ilmu pengetahuan dan teknologi. Besarnya biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk
melakukan kajian, penelitian, penerapan penguasaan dibidang teknologi informasi
selama kurun waktu tahun anggaran 1997/1998 sampai 2001 dapat dilihat pada Tabel
dibawah ini. Tabel di bawah memperlihatkan APBN (rupiah murni) untuk program
pengembangan sistem informasi, tahun anggaran 1997/1998 sampai 2001

4Tabel. APBN untuk pengembangan sistem informasi tahun 1997/1998 sampai 2001

No Tahun Anggaran Anggaran (jutaan rupiah)
1        1997/1998      28.235
2        1998/1999      32.622
3        1999/2000      24.538
4         2000               52.236
5         2001               30.956

Perkembangan teknologi informasi Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemampuan
sumber daya manusia dalam memahami komponen teknologi informasi, seperti
perangkat keras dan perangkat lunak komputer; sistem jaringan baik berupa LAN
ataupun WAN dan sistem telekomunikasi yang akan digunakan untuk mentransfer
data. Kebutuhan akan tenaga yang berbasis teknologi informasi masih terus
meningkat; hal ini bisa terlihat dengan banyaknya jenis pekerjaan yang memerlukan
kemampuan di bidang teknologi informasi di berbagai bidang; juga jumlah SDM
berkemampuan di bidang teknologi informasi masih sedikit, jika dibandingkan
dengan jumlah penduduk Indonesia.

Diperlukan suatu kerangka teknologi informasi nasional yang akan mewujudkan
masyarakat Indonesia siap menghadapi AFTA 2003 yang dapat menyediakan akses
universal terhadap informasi kepada masyarakat luas secara adil dan merata,
meningkatkan koordinasi dan pendayagunaan informasi secara optimal,
meningkatkan efisiensi dan produktivitas, meningkatkan kualitas dan kuantitas
sumberdaya manusia, meningkatkan pemanfaatan infrastruktur teknologi informasi,
termasuk penerapan peraturan perundang-undangan yang mendukungnya;
mendorong pertumbuhan ekonomi dengan pemanfaatan dan pengembangan
teknologi informasi.

1.3.3. Bidang pendidikan(e-education).
Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari
pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka
(Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “Flexible
Learning?. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang
“Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy)” yang secara ekstrimnya guru tidak lagi
diperlukan.
Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat
luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa
pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
Mason R. (1994) berpendapat bahwa pendidikan mendatang akan lebih ditentukan
oleh jaringan informasi yang memungkinkan berinteraksi dan kolaborasi, bukannya
gedung sekolah. Namun, teknologi tetap akan memperlebar jurang antara di kaya dan
si miskin.
Tony Bates (1995) menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan
jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai
arti yang sangat penting bagi kesejahteraan ekonomi.
5Alisjahbana I. (1966) mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan
nantinya akan bersifat “Saat itu juga (Just on Time)?. Teknik pengajaran baru akan
bersifat dua arah, kolaboratif, dan inter-disipliner.Romiszowski & Mason (1996)
memprediksi penggunaan “Computer-based Multimedia Communication (CMC)?
yang bersifat sinkron dan asinkron.

Dari ramalan dan pandangan para cendikiawan di atas dapat disimpulkan bahwa
dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih
bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada
produktivitas kerja “saat itu juga? dan kompetitif. Kecenderungan dunia pendidikan
di Indonesia di masa mendatang adalah:
≈ Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance
Learning). Kemudahan untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak
jauh perlu dimasukan sebagai strategi utama.
≈ Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah
jaringan
≈ Perpustakaan & instrumen pendidikan lainnya (guru, laboratorium) berubah
fungsi menjadi sumber informasi daripada sekedar rak buku.
≈ Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM
Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video.

Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka
pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan
menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan
dosennya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal
kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya, semuanya itu
sudah dapat dilakukan.
Faktor utama dalam distance learning yang selama ini dianggap masalah adalah tidak
adanya interaksi antara dosen dan mahasiswanya. Namun demikian, dengan media
internet sangat dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara dosen dan siswa baik
dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Dalam bentuk real time dapat
dilakukan misalnya dalam suatu chatroom, interaksi langsung dengan real audio atau
real video, dan online meeting. Yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list,
discussion group, newsgroup, dan buletin board. Dengan cara di atas interaksi dosen dan
mahasiswa di kelas mungkin akan tergantikan walaupun tidak 100%. Bentuk-bentuk
materi, ujian, kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke
dalam web, seperti materi dosen dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat di
download oleh siswa. Demikian pula dengan ujian dan kuis yang dibuat oleh dosen
dapat pula dilakukan dengan cara yang sama. Penyelesaian administrasi juga dapat
diselesaikan langsung dalam satu proses registrasi saja, apalagi di dukung dengan
metode pembayaran online.
Suatu pendidikan jarak jauh berbasis web antara lain harus memiliki unsur sebagai
berikut:
a. Pusat kegiatan siswa; sebagai suatu community web based distance learning
harus mampu menjadikan sarana ini sebagai tempat kegiatan mahasiswa,
dimana mahasiswa dapat menambah kemampuan, membaca materi kuliah,
mencari informasi dan sebagainya.
6b. Interaksi dalam grup; Para mahasiswa dapat berinteraksi satu sama lain untuk
mendiskusikan materi-materi yang diberikan dosen. Dosen dapat hadir dalam
group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang diberikannya.
c. Sistem administrasi mahasiswa; dimana para mahasiswa dapat melihat informasi
mengenai status mahasiswa, prestasi mahasiswa dan sebagainya.
d. Pendalaman materi dan ujian; Biasanya dosen sering mengadakan quis singkat
dan tugas yang bertujuan untuk pendalaman dari apa yang telah diajarkan serta
melakukan test pada akhir masa belajar. Hal ini juga harus dapat diantisipasi
oleh web based distance learning
e. Perpustakaan digital; Pada bagian ini, terdapat berbagai informasi kepustakaan,
tidak terbatas pada buku tapi juga pada kepustakaan digital seperti suara,
gambar dan sebagainya. Bagian ini bersifat sebagai penunjang dan berbentuk
database.
f. Materi online diluar materi kuliah; Untuk menunjang perkuliahan, diperlukan
juga bahan bacaan dari web lainnya. Karenanya pada bagian ini, dosen dan
siswa dapat langsung terlibat untuk memberikan bahan lainnya untuk di
publikasikan kepada mahasiswa lainnya melalui web.

Mewujudkan ide dan keinginan di atas dalam suatu bentuk realitas bukanlah suatu
pekerjaan yang mudah tapi bila kita lihat ke negara lain yang telah lama
mengembangkan web based distance learning, sudah banyak sekali institusi atau
lembaga yang memanfaatkan metode ini. Bukan hanya skill yang dimiliki oleh para
engineer yang diperlukan tapi juga berbagai kebijaksanaan dalam bidang pendidikan
sangat mempengaruhi perkembangannya. Jika dilihat dari kesiapan sarana pendukung
misalnya hardware, maka agaknya hal ini tidak perlu diragukan lagi. Hanya satu yang
selalu menjadi perhatian utama pengguna internet di Indonesia yaitu masalah
bandwidth, tentunya dengan bandwidth yang terbatas ini mengurangi kenyamanan
khususnya pada non text based material. Di luar negeri, khususnya di negara maju,
pendidikan jarak jauh telah merupakan alternatif pendidikan yang cukup digemari.
Metoda pendidikan ini diikuti oleh para mahasiswa, karyawan, eksekutif, bahkan ibu
rumah tangga dan orang lanjut usia (pensiunan). Beberapa tahun yang lalu pertukaran
materi dilakukan dengan surat menyurat, atau dilengkapi dengan materi audio dan
video. Saat ini hampir seluruh program distance learning di Amerika, Australia dan
Eropa dapat juga diakses melalui internet. Studi yang dilakukan oleh Amerika, sangat
mendukung dikembangkannya e-learning, menyatakan bahwa computer based
learning sangat efektif, memungkinkan 30% pendidikan lebih baik, 40% waktu lebih
singkat, dan 30% biaya lebih murah. Bank Dunia (World bank) pada tahun 1997 telah
mengumumkan program Global Distance Learning Network (GDLN) yang memiliki
mitra sebanyak 80 negara di dunia. Melalui GDLN ini maka World Bank dapat
memberikan e-learning kepada mahasiswa 5 kali lebih banyak (dari 30 menjadi 150
mahasiswa) dengan biaya 31% lebih murah.
Dalam era global, penawaran beasiswa muncul di internet. Bagi sebagian besar
mahasiswa di dunia, uang kuliah untuk memperoleh pendidikan yang terbaik
umumnya masih dirasakan mahal. Amat disayangkan apabila ada mahasiswa yang
pandai di kelasnya tidak dapat meneruskan sekolah hanya karena tidak mampu
membayar uang kuliah. Informasi beasiswa merupakan kunci keberhasilan dapat me
no long mahasiswa yang berpotensi tersebut.

71.3.3.1 Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Penyelenggaraan
Pendidikan Jarak Jauh.

Pendidikan jarak jauh adalah sekumpulan metoda pengajaran dimana aktivitas
pengajaran dilaksanakan secara terpisah dari aktivitas belajar. Pemisah kedua kegiatan
tersebut dapat berupa jarak fisik, misalnya karena peserta ajar bertempat tinggal jauh
dari lokasi institusi pendidikan. Pemisah dapat pula jarak non-fisik yaitu berupa
keadaan yang memaksa seseorang yang tempat tinggalnya dekat dari lokasi institusi
pendidikan namun tidak dapat mengikuti kegiatan pembelajaran di institusi tersebut.
Keterpisahan kegiatan pengajaran dari kegiatan belajar adalah ciri yang khas dari
pendidikan jarak jauh.

Sistem pendidikan jarak jauh merupakan suatu alternatif pemerataan kesempatan
dalam bidang pendidikan. Sistem ini dapat mengatasi beberapa masalah yang
ditimbulkan akibat keterbatasan tenaga pengajar yang berkualitas. Pada sistem
pendidikan pelatihan ini tenaga pengajar dan peserta didik tidak harus berada dalam
lingkungan geografi yang sama.

Tujuan dari pembangunan sistem ini antara lain menerapkan aplikasi-aplikasi
pendidikan jarak jauh berbasis web pada situs-situs pendidikan jarak jauh yang
dikembangkan di lingkungan di Indonesia yakni bekerja dengan sama mitra-mitra
lainnya.
Secara sederaha dipahami sistem ini terdiri dari kumpulan aplikasi-aplikasi yang dapat
digunakan sebagai alat bantu dalam kegiatan pendidikan jarak jauh hingga
penyampaian materi pendidikan jarak jauh tersebut dapat dilakukan dengan baik.
Sarana penunjang dari pendidikan jarak jauh ini adalah teknologi informasi.
Kemunculan teknologi informasi dan komunikasi pada pendidikan jarak jauh ini
sangat membantu sekali. Seperti dapat dilihat, dengan munculnya berbagai
pendidikan secara online, baik pendidikan formal atau non-formal, dengan
menggunakan fasilitas Internet.Pendekatan sistem pengajaran yang dapat dilakukan
adalah dengan melakukan pengajaran secara langsung (real time) ataupun dengan cara
menggunakan sistem sebagai tempat pemusatan pengetahuan (knowledge). Hal ini
memungkinkan terbentuknya kesempatan bagi siapa saja untuk mengikuti berbagai
jenjang pendidikan. Seorang lulusan sarjana dapat melanjutkan ke pendidikan
magister secara online ke salah satu Perguruan tinggi yang diminatinya.
8
Audio Conferencing

Group Conferencing

1.3.3.2 Pendidikan Jarak Jauh Secara Online

Perkembangan teknologi selalu mempunyai peran yang sangat tinggi dan ikut
memberikan arah perkembangan dunia pendidikan. Dalam sejarah perkembangan
pendidikan, teknologi informasi adalah bagian dari media yang digunakan untuk
menyampaikan pesan ilmu pada orang banyak, mulai dari teknologi percetakan
beberapa abad yang lalu, seperti buku yang dicetak, hingga media telekomunikasi
seperti, suara yang direkam pada kaset, video, televisi, dan CD. Perkembangan
teknologi informasi saat ini, Internet, mengarahkan sejarah teknologi pendidikan
pada alur yang baru. Layanan online dalam pendidikan baik bergelar maupun tidak
bergelar pada dasarnya adalah memberikan pelayanan pendidikan bagi pengguna
(mahasiswa) dengan menggunakan internet sebagai media. Layanan online ini dapat
terdiri dari berbagai tahapan dari proses program pendidikan seperti: pendaftaran,
test masuk, pembayaran, perkuliahan, penugasan kasus, pembahasan kasus, ujian,
penilaian, diskusi, pengumuman, dll. Pendidikan jarak jauh dapat memanfaatkan
teknologi internet secara maksimal, dapat memberikan efektifitas dalam hal waktu,
tempat dan bahkan meningkatkan kualitas pendidikan.

Faktor utama dalam Pendidikan jarak jauh secara online yang dikenal sebagai distance
learning yang selama ini dianggap masalah adalah tidak adanya interaksi antara dosen
dan mahasiswanya. Namun demikian, dengan media internet sangat dimungkinkan
untuk melakukan interaksi antara dosen dan siswa baik dalam bentuk real time
(waktu nyata) atau tidak. Dalam bentuk real time dapat dilakukan misalnya dalam
9suatu chatroom, interaksi langsung dengan real audio atau real video, dan online
meeting. Yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list, discussion group,
newsgroup, dan buletin board. Dengan cara diatas interaksi dosen dan mahasiswa di
kelas mungkin akan tergantikan walaupun tidak 100%. Bentuk-bentuk materi, ujian,
kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam web, seperti
materi dosen dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat di download oleh
siswa. Demikian pula dengan ujian dan kuis yang dibuat oleh dosen dapat pula
dilakukan dengan cara yang sama. Penyelesaian administratif juga dapat diselesaikan
langsung dalam satu proses registrasi saja, apalagi di dukung dengan metode
pembayaran online. Pendidikan jarak jauh secara online mengatasi keterbatasan yang
ada pada jenis-jenis pendidikan jarak jauh yang lain (yang sebenarnya juga sudah sarat
teknologi), yaitu pendidikan jarak jauh dengan satelit serta teknologi televisi. Pada
kedua teknologi di atas, mahasiswa masih harus berjalan ke fasilitas-fasilitas
pendidikannya; sedangkan peralatannya bersifat khusus dan mahal. Kini dengan
pendidikan online lewat internet, mahasiswa dapat belajar sendiri dari rumah dengan
peralatan komputer sendiri.
Bila kembali ke konsep dasar pada suatu sistem pendidikan tradisional yang dilakukan
saat ini, para mahasiswa dan dosen bertemu pada suatu tempat dan waktu tertentu.
Sistem pendidikan tradisional ini kelak akan bergeser kepada pendidikan jarak jauh
dengan dilandasi bahwa agak sulit untuk mengumpulkan peserta kursus, training atau
pendidikan pada satu waktu dan tempat tertentu sedangkan peserta tersebar di
wilayah yang berbeda-beda dan pada dasarnya materi-materi yang seharusnya
disampaikan di kelas, dapat diberikan tanpa kehadiran para mahasiswa dan dosen
secara langsung di kelas.

Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat dewasa ini, khususnya
perkembangan teknologi internet turut mendorong berkembangnya konsep
pembelajaran jarak jauh ini. Ciri teknologi internet yang selalu dapat diakses kapan
saja, dimana saja, multiuser serta menawarkan segala kemudahannya telah menjadikan
internet suatu media yang sangat tepat bagi perkembangan pendidikan jarak jauh
selanjutnya.

Penggunaan teknologi informasi dalam menunjang suatu sistem pendidikan jarak
jauh harus diperhatikan dari bentuk pendidikan yang diberikan. Suatu kursus bahasa
Inggris salah satunya, pada akhir perkuliahan mahasiswa dituntut untuk mempunyai
reading dan listening skill yang baik, untuk itu medianya dapat berupa sound, gambar
dan bentuk multimedia lainnya yang dapat di kirimkan melalui internet.

Bila dibatasi pada web based distance learning maka pengguna, dalam hal ini dosen
dan mahasiswa memerlukan fasilitas internet untuk tetap menjaga konektivitas
dengan pendidikan jarak jauh tersebut. Kemampuan mahasiswa untuk tetap menjaga
konektivitas menentukan bagi kesinambungan suatu sistem pendidikan jarak jauh.
Apabila kita umpamakan suatu pendidikan jarak jauh berbasis web sebagai suatu
community maka di dalamnya harus dapat memfasilitasi bertemunya atau
berinteraksinya mahasiswa dan dosen. Agak sulit memang untuk memindahkan apa
yang biasa dilakukan oleh dosen di depan kelas kepada suatu bentuk web yang harus
melibatkan interaksi berbagai komponen di dalamnya. Adanya sistem ini membuat
mentalitas dosen dan mahasiswa harus berubah, perbedaan karakteristik dosen dalam
mengajar tidak tampak dalam metode ini. Seperti layaknya sebuah perguruan tinggi,
10metode ini juga harus mampu memberikan informasi perkuliahan kepada mahasiswa.
Informasi itu harus selalu dapat diakses oleh siswa dan dosen serta selalu
diperbaharui setiap waktu. Informasi yang sering dibutuhkan itu berupa silabus
kuliah, jadwal kuliah, pengumuman, siapa saja peserta kuliah, materi kuliah dan
penilaian atas prestasi siswa.

Suatu pendidikan jarak jauh berbasis web antara lain harus memiliki unsur sebagai
berikut :
a. Pusat kegiatan siswa; sebagai suatu community web based distance learning
harus mampu menjadikan sarana ini sebagai tempat kegiatan mahasiswa,
dimana mahasiswa dapat menambah kemampuan, membaca materi kuliah,
mencari informasi dan sebagainya.
b. Interaksi dalam grup; Para mahasiswa dapat berinteraksi satu sama lain untuk
mendiskusikan materi-materi yang diberikan dosen. Dosen dapat hadir dalam
group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang diberikannya.
c. Sistem administrasi mahasiswa; dimana para mahasiswa dapat melihat
informasi mengenai status mahasiswa, prestasi mahasiswa dan sebagainya
d. Pendalaman materi dan ujian; Biasanya dosen sering mengadakan quiz singkat
dan tugas yang bertujuan untuk pendalaman dari apa yang telah diajarkan
serta melakukan test pada akhir masa belajar. Hal ini juga harus dapat
diantisipasi oleh web based distance learning
e. Perpustakaan digital; Pada bagian ini, terdapat berbagai informasi
kepustakaan, tidak terbatas pada buku tapi juga pada kepustakaan digital
seperti suara, gambar dan sebagainya. Bagian ini bersifat sebagai penunjang
dan berbentuk database.
f. Materi online diluar materi kuliah; Untuk menunjang perkuliahan, diperlukan
juga bahan bacaan dari web lainnya. Karenanya pada bagian ini, dosen dan
siswa dapat langsung terlibat untuk memberikan bahan lainnya untuk di
publikasikan kepada mahasiswa lainnya melalui web.

Mewujudkan ide dan keinginan di atas dalam suatu bentuk realitas bukanlah suatu
pekerjaan yang mudah tapi bila kita lihat ke negara lain yang telah lama
mengembangkan web based distance learning, sudah banyak sekali institusi atau
lembaga yang memanfaatkan metode ini. Bukan hanya skill yang dimiliki oleh para
engineer yang diperlukan tapi juga berbagai kebijaksanaan dalam bidang pendidikan
sangat mempengaruhi perkembangannya. Jika dilihat dari kesiapan sarana pendukung
misalnya hardware maka agaknya hal ini tidak perlu diragukan lagi. Hanya satu yang
selalu menjadi perhatian utama pengguna internet di Indonesia yaitu masalah
bandwidth, tentunya dengan bandwidth yang terbatas ini mengurangi kenyamanan
khususnya pada non text based material.

Dari Sudut Pandang Dosen

Dari sudut pandang dosen, solusi pendidikan online ini harus memenuhi kriteria-
kriteria sebagai berikut:
≈ Mudah digunakan
≈ Memungkinkan pembuatan bahan kuliah online dan kelas online dengan
cepat dan mudah
≈ Hanya memerlukan pelatihan minimal
11≈ Memungkinkan pengajaran dengan cara mereka sendiri
≈ Memungkinkan mereka mengendalikan lingkungan pengajaran

Dari Sudut Pandang Mahasiswa

Dari sudut mahasiswa yang dicari adalah
≈ Fleksibilitas dalam mengambil mata kuliah
≈ Bahan kuliah yang lebih kaya dibandingkan yang didapat di kelas
≈ Berjalan di komputer yang sudah mereka miliki
≈ Menyertakan kolaborasi antarmahasiswa seperti cara tradisional
≈ Mencakup konsultasi dengan dosen, diskusi kelas, teman belajar, dan
proyek-proyek bersama.

1.3.3.3 Pendidikan Secara Online di luar negeri

Di luar negeri, khususnya di negara maju, pendidikan jarak jauh telah merupakan
alternatif pendidikan yang cukup digemari. Metoda pendidikan ini diikuti oleh para
mahasiswa, karyawan, eksekutif, bahkan ibu rumah tangga dan orang lanjut usia
(pensiunan). Beberapa tahun yang lalu pertukaran materi dilakukan dengan surat
menyurat, atau dilengkapi dengan materi audio dan video. Saat ini hampir seluruh
program distance learning di Amerika, Australia dan Eropa dapat juga diakses melalui
internet. Studi yang dilakukan oleh Amerika, sangat mendukung dikembangkannya e-
learning, menyatakan bahwa computer based learning sangat efektif, memungkinkan
30% pendidikan lebih baik, 40% waktu lebih singkat, dan 30% biaya lebih murah.
Bank Dunia (World bank) pada tahun 1997 telah mengumumkan program Global
Distance Learning Network (GDLN) yang memiliki mitra disebanyak 80 negara di
seluruh dunia (sampai dengan Juni 2000, pusat yang beroperasi baru 15 negara, dan 5
diantaranya di Asia tetapi belum di Indonesia). Melalui GDLN ini maka World Bank
dapat memberikan e-learning kepada mahasiswa 5 kali lebih banyak (dari 30 menjadi
150 mahasiswa) dengan biaya 31% lebih murah
Hampir separuh dari sekitar 3.900 lembaga pendidikan tinggi di Amerika Serikat
menyelenggarakan sejenis pendidikan jarakjauh (distance education / distance
learning ). Pendidikan jarak jauh bukanlah hal baru. Pada awalnya dimulai dengan
kursus tertulis dan dalam bentuk pendidikan tinggi formal berbentuk Universitas
Terbuka (Open University). Pada awal terselenggaranya, pendidikan jarak jauh oleh
masyarakat dianggap sebagai jenis pendidikan alternatif atau pendidikan kelas dua.
Kalah bergengsi dengan pendidikan konvensional yangmengharuskan kehadiran
mahasiswa.
Selama tiga tahun terakhir ini lebih dari 80% pendidikan jarak jauh diselenggarakan
secara online melalui Internet. Besarnya investasi serta kepiawaian teknologi dalam
meramu pendidikan ini, serta apresiasi masyarakat yang tinggi terhadap teknologi,
membuat pendidikan jarak jauh secara online tidak kalah atau bahkan lebih bergengsi
dibandingkan pendidikan konvensional. Kini bahkan untuk pendidikan konvensional
pun universitas-universitas menyelenggarakan pendidikan online.

1.3.3.4 Prospek Pendidikan Secara Online di Indonesia
12
Karena pembatasan struktur budaya dan regulasi yang ada di Indonesia, maka
pendidikan jarak jauh masih belum berkembang dengan pesat, namun tidak mustahil
bahwa Indonesia harus mengikuti kecenderungan yang terjadi secara global ini.
Di Indonesia, prospek pendidikan jarak jauh dengan sarana internet juga telah
menjadi perhatian dari beberapa kalangan, baik dari dunia pendidikan maupun dunia
teknologi informasi.
Saat ini di Indonesia terdapat sekitar 75 universitas negeri dan 1200 universitas dan
perguruan tinggi swasta di Indonesia, dengan total kurang lebih bisa mencapai 5 juta
mahasiswa yang merupakan potensi pengguna internet. Sedangkan di Universitas
Brawijaya sendiri program distance learning tersebut sudah terlaksana sejak Maret
2002 yang merupakan sebuah proyek kerjasama antara Universitas Brawijaya dengan
SOI – ASIA ( School Of Internet ) salah satu kerja proyek WIDE (Sebuah Organisasi
Distance Learning Internasional ), Dimulai pada tahun 1997 dengan mendirikan
campus environment pada infrastruktur Internet yang memungkinkan mahasiswa
belajar tanpa dibatasi oleh waktu dan tempat. Sampai sekarang, sekitar 700 mahasiswa
terdaftar pada WIDE University termasuk dari universitas brawijaya, yang mana lebih
dari setengahnya adalah orang dewasa yang berminat meneruskan pendidikan mereka
melalui Internet. Pada WIDE University, lebih jauh dari 800 jam kuliah tersedia
melalui video archives, yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar sendiri dengan
bebas. Proyek SOI-Asia yang ditujukan untuk disumbangkan kepada pengembangan
pendidikan tinggi di negara-negara Asia, didukung oleh Ministry of Economy, Trade
and Industry (METI) dan CSL of Ministry of Public Management, Home Affairs,
Posts and Telecommunications di Jepang dan JSAT corporation, bekerjasama dengan
Asia SEED Institute, WIDE Project dan AI3 (Asian Initiatives of Internet
Infrastructure) Project. SOI – ASIA di ikuti oleh beberapa Universitas terpilih di Asia
Tenggara diantaranya : Chulalongkorn University (Thailand), Asian Institute of
Technology (Thailand), National University of Laos (Laos), University of Computer
Studies (Yangon), Brawijaya University (Indonesia), Sam Ratulangi University
(Indonesia), Hasanuddin University (Indonesia), Institut Teknologi Bandung
(Indonesia), Asian Youth Fellowship (Malaysia), Institute Of Information
Technology (Vietnam)

V. SUPLEMENT
Perkembangan Teknologi Informasi Abad 21 mencakup Communication,
Computer, Content ( 3C) beserta layer-layer didalamnya,

VII. GLOSARIUM

Telah jelas.

VIII. DAFTAR PUSTAKA

• Kate Behan and Diana Holmes, Understanding Information Technology, 2nd
Edition, Prentice-Hall, 1990.

• Donald H. Sanders, Computers Today, 4th Edition, McGraw-Hill Book, 2000.

• Efraim Turban, Rex Kelly Rainer, Richard E. Potter, Introduction to Information
Technology, 2nd Edition, 2000

http://www.ilmukomputer.com

14

BAB II
SISTEM KOMPUTER

I. KOMPETENSI DASAR

Mahasiswa mampu memahami komputer sebagai sebuah sistem yang tersusun atas
sejumlah komponen serta hubungan diantara komponen-komponen tersebut.

II. KONSEP MAP

Sistem
Komputer
CPU Piranti
masukan
ALU
CU
Piranti
Keluaran
Memori
Utama
Storage
Secunder
Pengetikan
Penunjuk
Pengenal
Suara
Pengenal
Tulisan
tangan
Pengenal
Tulisan
Optis
Pengenal
lainnya
RAM
ROM
CACHE
Pita
Magnetik
Piringan
Magnetik
Piringan
Optik

III. CURRENT ISSUES
Classifying Computer Hardware( Computing Power scales)
• Super Computer :
Scientific and military applications, simulation model (business)
Generally 4 to 10 times faster than mainframe
Mutliprocessor to increase computing power
• Mainframe :
Large organization, data center (database) and mission critical application
Generally support up to hundreds of terminals
Mini computer (mid-range):
Small and medium company, specific application and task
Function as mainframe with limited extend
Distributing application and data
15• Workstation:
Engneering departement (CAD) and specific application
Desktop provide user with computing power and graphics interface
Support by PC environment
• Mobile Computer:
Not restricted into one location
Provide interconnection with other computer (server)
Laptop or notebook PC with connection devices

IV. MATERI POKOK

Sistem Komputer

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah informasi menurut prosedur yang
telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang
perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti
kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan
informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer
modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari
abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah
lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti “komputer” adalah “pemroses informasi”
atau “sistem pengolah informasi.”

Arsitektur

Komputer kontemporer menaruh ALU dan unit kontrol ke dalam satu sirkuit terpadu
yang dikenal sebagai Central Processing Unit atau CPU. Biasanya, memori komputer
ditempatkan di atas beberapa sirkuit terpadu yang kecil dekat CPU. Alat yang menempati
sebagian besar ruangan dalam komputer adalah ancilliary sistem (misalnya, untuk
menyediakan tenaga listrik) atau alat I/O.
Beberapa komputer yang lebih besar berbeda dari model di atas di satu hal utama –
mereka mempunyai beberapa CPU dan unit kontrol yang bekerja secara bersamaan.
Terlebih lagi, beberapa komputer, yang dipakai sebagian besar untuk maksud penelitian
dan perkomputeran ilmiah, sudah berbeda secara signifikan dari model di atas, tetapi
mereka sudah menemukan sedikit penggunaan komersial.
Fungsi dari komputer secara prinsip sebenarnya cukup sederhana. Komputer
mencapai perintah dan data dari memorinya. Perintah dilakukan, hasil disimpan, dan
perintah berikutnya dicapai. Ulang prosedur ini sampai komputer dimatikan. Saat
teknologi yang dipakai pada komputer digital sudah berganti secara dramatis sejak
komputer pertama pada tahun 1940-an (lihat Sejarah perangkat keras menghitung untuk
lebih banyak detail), komputer kebanyakan masih menggunakan arsitektur Von
Neumann, yang diusulkan di awal 1940-an oleh John von Neumann.
Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: Unit
Aritmatika dan Logis (ALU), unit kontrol, memori, dan alat masukan dan hasil (secara
kolektif dinamakan I/O). keseluruhan bagian tersebut dihubungkan oleh berkas kawat
yang disebut dengan “bus”

16Komponen Teknologi Informasi
Hardware, terdiri dari CPU, memory, I/O device, interconnector
Software, terdiri dari OS, package application, user application
Firmware , terdiri dari instruksi disimpan permanen dalam ROM
Brainware, terdiri dari end user, programmer, analyst, manager, DBA
Infoware, terdiri dari user manual, SOP, cyber law
Sistem dan Komponen Utama Perangkat Keras

1. CPU ( Processor)
Fungsi Utama processor adalah :
z melakukan proses aritmatika dan logika, pengendalian operasi komputer
z Terdiri dari ALU (Arithmetic LogicUnit) dan Control Unit.
z Kecepatan kerja ditentukan oleh kecepatan clock dari Control Unit-nya.

CPU Pentium IV: CPU AMD:

Pemrosesan
Unit Pemproses Pusat atau CPU ( central processing unit) berperanan untuk memproses
arahan, melaksanakan pengiraan dan menguruskan laluan informasi menerusi system
komputer. Unit atau peranti pemprosesan juga akan berkomunikasi dengan peranti input
,output dan storan bagi melaksanakan arahan-arahan berkaitan.
Berkas:CPU with pins.jpg
Contoh sebuah CPU dalam kemasan Ball Grid Array (BGA) ditampilkan terbalik dengan
menunjukan kaki-kakinya
17Dalam arsitektur von Neumann yang asli, ia menjelaskan sebuah Unit Aritmatika dan
Logika, dan sebuah Unit Kontrol. Dalam komputer-komputer modern, kedua unit ini
terletak dalam satu sirkuit terpadu (IC – Integrated Circuit), yang biasanya disebut CPU
(Central Processing Unit).

Unit Aritmatika dan Logika
Arithmetic Logic Unit (ALU), adalah alat yang melakukan pelaksanaan dasar seperti
pelaksanaan aritmatika (tambahan, pengurangan, dan semacamnya), pelaksanaan logis
(AND, OR, NOT), dan pelaksanaan perbandingan (misalnya, membandingkan isi
sebanyak dua slot untuk kesetaraan). Pada unit inilah dilakukan “kerja” yang nyata.

Unit kontrol
Unit control berfungsi menyimpan perintah sekarang yang dilakukan oleh komputer,
memerintahkan ALU untuk melaksanaan dan mendapat kembali informasi (dari memori)
yang diperlukan untuk melaksanakan perintah itu, dan memindahkan kembali hasil ke
lokasi memori yang sesuai. Sekali yang terjadi, unit kontrol pergi ke perintah berikutnya
(biasanya ditempatkan di slot berikutnya, kecuali kalau perintah itu adalah perintah
lompatan yang memberitahukan kepada komputer bahwa perintah berikutnya
ditempatkan di lokasi lain).
2. Memory,
Berdasarkan fungsinya dibagi menjadi dua, yaitu
a. Primary Memory, dipergunakan untuk menyimpan data dan instruksi dari program
yang sedang dijalankan. Biasa disebut RAM.

RAM 

Di sistem ini, memori adalah urutan byte yang dinomori (seperti “sel” atau
“lubang burung dara”), masing-masing berisi sepotong kecil informasi. Informasi
ini mungkin menjadi perintah untuk mengatakan pada komputer apa yang harus
dilakukan. Sel mungkin berisi data yang diperlukan komputer untuk melakukan
suatu perintah. Setiap slot mungkin berisi salah satu, dan apa yang sekarang
menjadi data mungkin saja kemudian menjadi perintah.
Memori menyimpan berbagai bentuk informasi sebagai angka biner.
Informasi yang belum berbentuk biner akan dipecahkan (encoded) dengan sejumlah
instruksi yang mengubahnya menjadi sebuah angka atau urutan angka-angka. Sebagai
contoh: Huruf F disimpan sebagai angka desimal 70 (atau angka biner 1000110)
menggunakan salah satu metode pemecahan. Instruksi yang lebih kompleks bisa
digunakan untuk menyimpan gambar, suara, video, dan berbagai macam informasi.
Informasi yang bisa disimpan dalam satu sell dinamakan sebuah byte.
Secara umum, memori bisa ditulis kembali lebih jutaan kali – itu merupakan
scratchpad daripada sebuah tablet batu. Ukuran masing-masing sel, dan jumlah sel,
18berubah secara hebat dari komputer ke komputer, dan teknologi dulu biasa mebuat
memori sudah berubah secara hebat – dari relay elektromekanik, ke tabung yang diisi
dengan air raksa (dan kemudian pegas) di mana pulsa akustik terbentuk, sampai
matriks magnet permanen, ke setiap transistor, ke sirkuit terpadu dengan jutaan
transistor di atas satu chip silikon.
Karakteristik dari memori primer :
z Volatil
z kecepatan tinggi
z akses random (acak)
b. Secondary Memory, dipergunakan menyimpan data atau program biner secara
permanen.
Karakteristik memori sekunder :
z non volatil
z kecepatan relatif rendah
z akses tidak random atau sekuensial
Contoh memori sekunder : floppy, harddisk, CD ROM, magnetic tape,optical disk,
3. Input-Output Device,
Berfungsi sebagai penghubung antara komputer dengan lingkungan di luarnya. I/O
membolehkan komputer mendapatkan informasi dari dunia luar, dan menaruh hasil
kerjanya di sana. Ada berbagai macam alat I/O, dari yang akrab keyboard, monitor dan
disk drive, ke yang lebih tidak biasa seperti webcam (kamera web). Yang dimiliki oleh
semua alat masukan biasa ialah bahwa mereka meng-encode (mengubah) informasi dari
suatu macam ke dalam data yang bisa diolah lebih lanjut oleh sistem komputer digital.
Alat output, men-decode data ke dalam informasi yang bisa dimengerti oleh pemakai
komputer. Dalam pengertian ini, sistem komputer digital adalah contoh sistem pengolah
data.
a. Input Device (Piranti Masukan),
berfungsi sebagai media komputer untuk menerima masukan dari luar.
Beberapa contoh piranti masukan :
z Keyboard – mouse
z touch screen – scanner
z Camera – modem
z network card, dll
b. Output Device (Piranti Keluaran),
berfungsi sebagai media komputer untuk memberikan keluaran.
19 Beberapa contoh piranti masukan :
z Monitor – Printer
z Speaker – Plotter
z Modem – network card, dll

20 V. SUPLEMENT

Pada sistem komputer yang lebih maju, arsitekturnya lebih kompleks. Untuk
meningkatkan kinerja, digunakan beberapa buah bus. Tiap bus merupakan jalur
data antara beberapa device yang berbeda. Dengan cara ini RAM, Prosesor, GPU
(VGA AGP) dihubungkan oleh bus utama berkecepatan tinggi yang lebih dikenal
dengan nama FSB (Front Side Bus).
Sementara perangkat lain yang lebih lambat dihubungkan oleh bus yang
berkecepatan lebih rendah yang terhubung dengan bus lain yang lebih cepat sampai
ke bus utama. Untuk komunikasi antar bus ini digunakan sebuah bridge.
Tanggung-jawab sinkronisasi bus yang secara tak langsung juga mempengaruhi
sinkronisasi memori dilakukan oleh sebuah bus controller atau dikenal sebagai bus
master. Bus master akan mengendalikan aliran data hingga pada satu waktu, bus
hanya berisi data dari satu buah device.

VII. GLOSARIUM

Volatil = Memori yang tidak dapat menahan kontennya ketika tidak ada power
(energi) daya listrik.

Bus = signal path, garis-garis yang gertugas memindahkan informasi bit dari
satu tempat ke tempat lain. Ada tiga bus yaitu address, data, control bus.

21

VIII. DAFTAR PUSTAKA

• Kate Behan and Diana Holmes, Understanding Information Technology, 2nd
Edition, Prentice-Hall, 1990.

• Donald H. Sanders, Computers Today, 4th Edition, McGraw-Hill Book, 2000.

• Efraim Turban, Rex Kelly Rainer, Richard E. Potter, Introduction to Information
Technology, 2nd Edition, 2000

• Laudon, Management Information System, 5nd Edition, Prentice Hall, 2000.

http://www.ilmukomputer.com

22

BAB III
PERANGKAT INPUT OUTPUT

I. KOMPETENSI DASAR

Mahasiswa mampu mengetahui jenis dan cara kerja perangkat input output dan
metodenya serta mampu menghubungkan dan mengkoneksikan perangkat input
output.

II. PETA KONSEP

III. CURRENT ISSUES

Perkembangan teknologi informasi khususnya perangkat keras computer berjalan
begitu cepat sehingga ide-ide awal kemunculan perangkat input dan output yang
terpisah fungsinya, saat ini menjadi kabur. Sebuah perangkat memiliki fungsi ganda
sebagai input dan output seperti Voice Recognizer yang membuat komputer mengerti
perintah suara manusia, microphone menangkap suara input, lalu software
membandingkan dengan data yang ada di sistemnya. Dan dalam perkembangan
berikutnya Teknologi terkni: kita tidak lagi memasukkan perintah lewat mouse atau
keyboard, pemanggilan dial di HP dengan suara

IV. MATERI POKOK

Pendahuluan

Perangkat Keras (H/W) sebagai sub sistem dari sistem komputer juga mempunyai
komponen, yaitu :
≈ alat masukan (input devices),
≈ alat pemroses (processing devices),
≈ alat keluaran (output devices)
23≈ alat simpanan luar (storage)
bahwa semua perangkat input dan output yang di koneksikan akan melalui satu
interface atau port (pintu masuk/keluar), misalnya COM (Communications) =
mouse, modem, LPT (line printer), USB (universal serial bus), firewire (optional
new). Setiap hardware memiliki driver sendiri-sendiri sesuai dengan merek dan
serinya, driver tersebut berfungsi sebagai pengenal antara hardware yang yang
bersangkutan dengan sistem operasi yang digunakan.

Perangkat Masukan (Input devices)

Alat masukan merupakan alat yang digunakan untuk menerima masukan yang dapat
berupa masukan data maupun program. Beberapa alat masukan mempunyai fungsi
ganda, yaitu sebagai alat masukan dan sekaligus sebagai alat keluaran (output) untuk
menampilkan hasil.
Contoh input device : Keyboard, pointing devices, scanner, censor, dan voice
recognizer, web cam, DV, dll

Keyboard
Keyboard merupakan alat input yang paling umum digunakan, input dimasukkan ke
alat proses dengan cara mengetikan lewat penekanan tombol yang ada di keyboard.
Dari beberapa jenis keyboard yang beredar dipasaran (khususnya Indonesia) adalah
Jenis American standard, British standard, dan Japan.

Pointing devices
Dalam kebutuhan tertentu misalnya pada pembuatan grafik, memilih icon dilayar,
shooting pd games, dll, penggunaan keyboard dirasakan memang tidak praktis,
sehingga ada alat lain yang lebih mudah digunakan yaitu pointing device seperti
Mouse, touch screen, light pen, stylus, digitizer graphic tablet.

24
Mouse
Mouse ; pointing device yang digunakan untuk mengarahkan
posisi cursor dilayar, mouse mengikuti gerakan tangan
manusia. New technology ; track balls, wireless mouse, touch
pad. Light

Light pen
≈ Touch screen (layar sentuh) merupakan layar
monitor yang akan mengaktifkan program bila
layarnya disentuh dengan tangan, (menggantikan
mouse / keyboard)


≈ Light pen : menyentuh layer monitor dengan pena khusus
menggunakan light sensitive (photo electric)


≈ Teknologi baru : stylus pada PDA,
Laptop
≈ Digital graphic tablet : membuat grafik
dengan menghubungkan dua titik atau
mengambar langsung pada pad khusus
dengan pen khusus dan hasilnya akan
ditampilkan pada layer


≈ Technolog baru : Pad menggambar

Scanner


Memasukan input (image, benda) dengan cara meraba secara
elektronik, cara kerjanya adalah melakukan proses pengenalan
objek yang diinputkan dengan sinar yang dipantulkan. Ada
dua macam scanner yaitu magnetic Ink Character Recognition
(MICR) reader dan Optical data reader
Alat pembaca pengenal karakter tinta magnetik (MICR)
digunakan di bank-bank amerika untuk transaksi cek. Bank
akan memproses cek yang ditulis dengan tinta magnetik pada
bagian bawah dari cek, nomor cek yang dikeluarkan kemudian
dituliskan pada tempat lain, alat MICR ini akan meraba dan membaca
nilai-nilai tersebut. Optical Character Recognition (OCR) reader, bar
code reader, dan Optical Mark Recognition (OMR) reader.
OCR reader dapat membaca tulisan tangan, OCR meraba masing-
masing karakter yang dibaca dan dibandingkan dengan bentuk
karakter yang disimpan di memori OCR. OCR tag reader,
dipergunakan di swalayan untuk membaca label data barang yang dicetak dalam
bentuk font karakter OCR. Ex : Bar code reader.
25Bar code wand (berbentuk batang pena) dan bar code windows (jendela kaca), Font
yang ada di barang biasanya mempunyai 10 digit, 5 digit identik pabrik dan 5 digit
kode barang Optical MARK Recognizion (OMR); biasanya digunakan untuk
penilaian test masuk scoring, yang membaca kertas yang telah diisi.

Skema Scanner

Censor

Censor merupakan alat yang mampu secara langsung menangkap data kejadian fisik,
data analog diubah ke analog to digital converter yang akan diproses. Censor panas,
cahaya, suara, dll. Teknologi terkini hádala password dengan retina mata, cap jempol,
dan suara

Voice Recognizer
Voice recognizer atau spech recognizer membuat komputer mengerti perintah
suara manusia, microphone menangkap suara input, lalu software membandingkan
dengan data yang ada di sistemnya. Teknologi terkni: kita tidak lagi memasukkan
perintah lewat mouse atau keyboard, pemanggilan dial di HP dengan suara

26

Perangkat Keluaran (Output Device)

Output yang dihasilkan dari pengolahan dapat digolongkan ke dalam 3 macam
bentuk (huruf, kata, angka, grafik, Gambar, suara) Dibutuhkan alat khusus, alat
keluaran dapat berbentuk hard copy dan soft copy.

Hard Copy Devices


Alat keluaran yang digunakan untuk mencetak tulisan serta
image pada media kertas atau sejenisnya
Printer = alat pencetak dengan media kertas
Type printer = dot matrix, laserjet, ink jet, plotter

≈ Dot matrix printer: printer yang menggunakan
susunan pin yang akan menekan ribbon keatas
kertas.
≈ Ink Jet Printerbekerja dengan menyemprotkan tinta ke kertas sesuai dengan
kadarnya
≈ Laser Printer: gabungan teknologi laser dengan fotocopy, output digital dari
komputer akan diubah menjadi pulsa sinar laser. Bayangan yang ditangkap di
drum akan dikirim kekertas dengan proses seperti mesin fotocopy
≈ Teknologi baru printer : printer multi fungsi sebagai printer dan scanner,
device multifungsi sebagai printer, scanner, fotocopy, fax

Soft Copy Devices
Softcopy device merupakan alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan, image,
dan suara. Yang termasuk kedalam soft copy device diantaranya adalah video display
dan speaker. Video display menampilkan gambar dot (titik-titik) di layar tabung kaca.

Video display
Input monitor didapatkan dari VGA Card, yang merubah
sinyal-sinyal yang dapat dikenali oleh monitor
Pada monitor sinar elektron ditembakkan ke suatu titik ke
tabung layar. Didalam tabung proses akurasi warna di tampilkan
Layar analog yang menghasilkan gambar dengan cara
mengiluminasikan fosfor menggunakan tembakan sinar
27elektron.

Teknologi baru monitor yaitu monitor flat dengan teknologi
CD (liquid crystal display), menggunakan gas (plasma display).
Speaker (Sound Card)


speaker digunakan untuk menampilkan suarasuara. Inputnya
sound card yang merubah sinyal digital
III. DAFTAR PUSTAKA
• Kate Behan and Diana Holmes, Understanding Information Technology, 2nd
Donald H. Sanders, Computers Today, 4th Edition, McGraw-Hill Book, 2000.

Efraim Turban, Rex Kelly Rainer, Richard E. Potter, Introduction to Information

http://www.ilmukomputer.com
melalui program photoshop
OSARIUM

V
Merupakan kartu (card) yang b
antara komputer dengan display ( monitor)
Interface = penghubung antar perangkat
IO device = perangkat input-output
Hardware = perangkat keras komput
Software = perangkat lunak komputer

V

Edition, Prentice-Hall, 1990.


Technology, 2nd Edition, 2000

29BAB IV
Penyimpanan Data
( Storage Device)

I. KOMPETENSI DASAR

Mahasiswa mampu mengetahui berbagai piranti penyimpanan (storage device) baik
yang primary maupun secondary dan mampu memahami letak piranti serta prinsip
kerjanya.

II. KONSEP MAP
Storage Device
Primary
Storage Device
Secondary
Storage Device
RAM ROM
CACHE
Pita
Magnetik
Piringan
Magnetik
Piringan
Optik

III. CURRENT ISSUES

Storage Area Network (SAN) adalah sebuah jaringan berkecepatan sangat tinggi yang
khusus, terdiri dari server dan penyimpan (storage). Terpisah & berbeda dengan
LAN/WAN perusahaan, tujuan utama SAN adalah untuk menangani trafik data
dalam jumlah besar antara server dan peralatan penyimpan, tanpa mengurangi
bandwidth yang ada di LAN/WAN. Biasanya tersambung melalui Fiber Channel,
sebuah teknologi komunikasi data berkecepatan sangat tinggi, menjadikan SAN
sebuah jaringan dedicated yang platform-independent yang beroperasi dibelakang
server. SAN terdiri dari infrastruktur komunikasi, yang memberikan sambungan fisik,
dan lapisan managemen, yang mengatur sambungan, elemen penyimpan, dan sistem
komputer sehingga menghasilkan transfer data yang sangat aman dan handal.

30IV. MATERI POKOK
Peralatan penyimpanan (storage device) adalah suatu peralatan hardware yang
dirancang untuk menyimpan informasi. Ada dua tipe peralatan penyimpanan yang
digunakan dalam computer yaitu primary storage device dan secondary storage
device.
4.1 Primary Storage Device
Ada 4 bagian di dalam Primary Storage, yaitu :
(a) Input Storage Area;
Untuk menampung data yang dibaca.
(b) Program Storage Area;
Penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan.
(c) Working Storage Area;
Tempat dimana pemrosesan data dilakukan.
(d) Output Storage Area;
Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu
sebelum
disalurkan ke alat-alat output.

CONTROL UNIT SECTION
ARITHMETIKA LOGICAL UNIT SECTION

INPUT
STORAGE
AREA
PROGRAM
STORAGE AREA
WORKING
STORAGE AREA

OUTPUT
STORAGE
AREA

PRIMARY
STORAGE SECTION

Control unit section, Primary storage section, ALU section adalah bagian dari
CPU.
Berdasarkan hilang atau tidaknya berkas data atau berkas program di dalam
storage, yaitu :
1) Volatile Storage;
Berkas data atau program akan hilang, bila listrik dipadamkan.
2) Non Volatile Storage;
Berkas data atau program tidak akan hilang, sekalipun listrik dipadamkan.

31Primary Memory Komputer terdiri atas 2 bagian :
1. RAM (Random Access Memory);
Bagian dari main memory yang dapat kita isi dengan data atau program dari
disket atau sumber lain. Dimana data-data dapat ditulis maupun dibaca pada
lokasi dimana saja di dalam memori. RAM bersifat volatile.
2. ROM (Read Only Memory);
Memori yang hanya dapat dibaca. Pengisian ROM dengan program maupun
data, dikerjakan oleh pabrik. ROM biasanya sudah ditulisi program maupun
data dari pabrik dengan tujuan-tujuan khusus.
Misal : diisi penterjemah (intrepreter) bahasa BASIC.
Jadi ROM tidak termasuk sebagai memori yang dapat kita pergunakan untuk
program-program yang kita buat. ROM bersifat non volatile.

Primary storage biasa disebut memori utama atau memori internal. Komponen ini
berfungsi sebagai pengingat yang menyimpan data dan atau program. Fungsi
utamanya adalah :
• Menyimpan data yang berasal dari piranti masukan sampai data dikirim ke
ALU untuk diproses
• Menyimpan data hasil pemrosesan ALU sebelum dikirimkan ke piranti
keluaran
• Menampung program / instruksi yang berasal dari piranti masukan atau dari
piranti pengingat sekunder.
Contoh dari primary storage adalah ROM dan RAM

Read Only Memory (ROM)
Read-only Memory adalah istilah bahasa Inggris untuk medium penyimpanan data
pada komputer. ROM adalah singkatan dari Read-Only Memory, ROM ini adalah
salah satu memori yang ada dalam computer. ROM ini sifatnya permanen, artinya
program / data yang disimpan didalam ROM ini tidak mudah hilang atau berubah
walau aliran listrik di matikan.
Menyimpan data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca
data dari ROM dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program / data yang ada
dalam ROM ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa
digunakan untuk menyimpan firmware (piranti lunak yang berhubungan erat dengan
piranti keras).
Salah satu contoh ROM adalah ROM BIOS yang berisi program dasar system
komputer yang mengatur / menyiapkan semua peralatan / komponen yang ada
dalam komputer saat komputer dihidupkan.
32ROM modern didapati dalam bentuk IC, persis seperti medium
penyimpanan/memori lainnya seperti RAM. Untuk membedakannya perlu membaca
teks yang tertera pada IC-nya.
Jenis-jenis ROM
• PROM
• EPROM
• EAROM
• Flash Memory atau EEPROM
Memori flash adalah sejenis EEPROM yang mengijinkan banyak lokasi memori
untuk dihapus atau ditulis dalam satu operasi pemrograman. Istilah awamnya, dia
adalah suatu bentuk dari chip memori yang dapat ditulis, tidak seperti chip memori
akses acak, dan memegang datanya tanpa membutuhkan penyediaan listrik. Memori
ini biasanya digunakan dalam kartu memori, drive flash USB, pemutar MP3, kamera
digital, dan telepon genggam.

Random access memory (RAM )
Memori akses acak (bahasa Inggris: Random access memory, RAM) adalah
sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam urutan acak. Ini
berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana
gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses
data secara berurutan.
Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-
only-memory, ROM), RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori
utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif,
meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan
penyimpanan sekunder jangka-panjang.
Tipe umum RAM
1. SRAM atau Static RAM
2. NV-RAM atau Non-Volatile RAM
3. DRAM atau Dynamic RAM
ƒ Fast Page Mode DRAM
ƒ EDO RAM atau Extended Data Out DRAM
ƒ XDR DRAM
ƒ SDRAM atau Synchronous DRAM
ƒ DDR SDRAM atau Double Data Rate
Synchronous DRAM sekarang (2005) mulai
digantikan dengan DDR2
ƒ RDRAM atau Rambus DRAM
Tipe lain RAM
33• Dual-ported RAM
• Video RAM, memori port-ganda dengan satu port akses acak dan satu port
akses urut. Dia menjadi populer karena semakin banyak orang membutuhkan
memori video. Lihat penjelasan dalam Dynamic RAM.
• WRAM
• MRAM
• FeRAM
4.2 Secondary Storage Device

Piranti penyimpanan sekunder terdiri dari peralatan yang dapat digunakan untuk
menyimpan data secara permanen dan sewaktu-waktu dapat dibaca kembali.

Piranti pengingat sekunder (Secondary Storage Device ) dikelompokkan dalam 3
bagian yaitu piringan magnetik, pita magnetik,dan piringan optik.

4.2.1. Piringan Magnetik

Hard Disk
Hard disk merupakan salah satu piranti yang tidak terpisahkan dalam sistem
komputer masa kini. Mulai dari komputer personal hingga mesin sekelas mainframe
dan superkomputer menggunakan piranti hard disk sebagai media penyimpanan
datanya.

Hard disk pertama kali ditemukan pada dekade 1950-an. Tidak seperti saat ini, hard
disk kala itu memiliki ukuran diameter hingga 20 inci dengan kapasitas hanya
beberapa megabyte. Pada masa itu, piranti ini disebut sebagai “fixed disks” atau
“winchesters” (nama kode untuk produk keluaran IBM). Belakangan produk itu
dikenal sebagai “hard disk” untuk membedakannya dengan “floppy disks”.
Dalam tingkatan yang paling sederhana, hard disk tidak seberapa berbeda dengan
kaset pada tape. Keduanya sama-sama menggunakan teknik perekaman secara
magnetik dan memanfaatkan keunggulan media perekaman tersebut dimana data
yang tersimpan didalamnya dapat dirubah atau dihapus sewaktu-waktu. Hard disk
memiliki sebuah cakram keras (hard platter) yang mengandung media magnetik,
sebagai kebalikan dari lembaran film plastik pada floppy disk dan tape.

34Komponen Penyusun
Secara umum, komponen-komponen pokok yang menyusun sebuah hard disk terdiri
dari:
• Platter: Piringan, biasanya dibuat dari alumunium yang dilapisi dengan bahan
magenetik. Pada permukaan platter inilah data pada hard disk disimpan.
Sebuah had disk bisa memiliki beberapa buah platter yang bekerja simultan.
• Lengan pembaca: Komponen ini menyangga head yang berfungsi untuk
membaca/menulis pada permukaan platter. Lengan ini dikontrol melalui
sebuah mekanisme yang digerakkan oleh sebuah motor-linear. Mekanisme ini
bergerak dengan kecepatan dan presisi yang sangat tinggi. Lengan pembaca
pada kebanyakan hard disk saat ini mampu bergerak dari pusat hingga pinggir
platter, dan kemudian kembali ke pusat sebanyak 50 kali sedetik.

Gambar 1: Platter dan lengan pembaca pada sebuah hard disk
Prinsip Penyimpanan Data dalam hardisk
Data tersimpan di dalam hard disk dalam bentuk file. Sebuah file adalah sebutan untuk
sekumpulan byte. File bisa berisi sederetan karakter atau kode ASCII yang membentuk
sebuah dokumen, atau bisa juga berupa rangkaian instruksi untuk software aplikasi
untuk dijalankan oleh komputer. Ringkasnya, Tidak peduli, apapun isinya, file adalah
rangkaian pola-pola byte. Saat sebuah program dijalankan atas perintah komputer,
hard disk akan membaca rangkaian byte itu dan mengirimkannya ke CPU.
Permukaan platter menyimpan data dalam sector dan track. Kalau dilukiskan, track
membentuk lingkaran-lingkaran kosentris sepanjang permukaan platter. Setiap track
akan dibagi lagi menjadi beberapa sector.
35

Gambar 2: Pembagian Sector dan track

Pada gambar 2 diatas, kita bisa melihat bagaimana permukaan platter dibagi menjadi
sector dan track. Bagian yang berwarna kuning adalah track, sementara warna biru
merepresentasikan sector. Suatu sector akan berisi byte dalam jumlah tetap, misalnya 256
atau 512 byte. Namun demikian, pada tingkatan drive atau sistem operasi, beberapa
sector sering dikelompokkan bersama dalam sebuah cluster.
Sector dan track dibentuk melalui proses yang disebut low level format, dimana titik awal
dan akhir dari setiap sector dituliskan pada platter. Proses ini mempersiapkan sebuah
hard disk untuk menyimpan blok-blok byte. Setelah itu, proses high level format akan
menuliskan strutur penyimpanan file, seperti file-allocation table (FAT) pada sector.
Proses ini mempersiapkan hard disk untuk menyimpan file.
Flash Disk
USB flash drive adalah alat penyimpanan data memori flash tipe NAND yang
memiliki alat penghubung USB yang terintegrasi. Flash drive ini biasanya kecil,
ringan, serta bisa dibaca dan ditulis. Per November 2006, kapasitas yang tersedia
untuk USB flash drive ada dari 128 megabyte sampai 64 gigabyte.
USB flash drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data
lainnya, khususnya disket. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar,
serta lebih dapat diandalkan (karena tidak memiliki bagian yang bergerak)
daripada disket.

Micro drive

36Keamanan Data
Flash Disk merupakan media penyimpan data portabel menggunakan Flash Memory.
Saat ini, flash disk merupakan salah satu media penyimpan data yang paling praktis
dan aman. Keamanan data dapat terjamin dengan menggunakan flash disk
dikarenakan, berbeda dengan media penyimpanan data portabel lainnya, pada setiap
flash disk terdapat Chip Penggontrol masing-masing, yang mana memungkinkan kita
untuk meng-installnya dengan Security Software dan banyak software portabel
lainnya. Sedangkan untuk media penyimpanan data portabel lainnya seperti MMC,
SD, Transflash, hanya berisikan flash memory, sedangkan controllernya terdapat
pada card reader-nya, sehingga siapapun dengan card reader dapat meng-access data
pada MMC, SD, Transflash yang mereka temukan. Sehingga, jika anda hendak
membeli flash disk, pastikan bahwa flash disk yang sedang anda pertimbangkan dapat
diinstall dengan security software, dan juga didukung oleh banyak software portabel
lainnya. Flash disk merupakan merupakan salah satu alternative penyimpanan data
portabel yang sangat baik.
4.2.1. Piringan Tape

Pirngan tape (Pita magnetik) adalah piranti pengingat sekunder yang biasa digunakan
untuk keperluan pencadangan (backup). Wujudnya dapat berupa pita dalam gulungan
besar (realtape), cartridge (seperti pita video) atau kaset.

Tape drive
4.2.1. Piringan Optik
Piringan optik adalah piringan yang dapat menampung data hingga ratusan kali
dibandingkan disket. Piranti yang termasuk dalam kelompok ini adalah compact disk
(CD), laser optic disk (LCD), digital video disk (DVD)

V. SUPLEMENT

Proteksi Media, dalam keseharian kita ada beberapa jenis media yang
digunakan untuk penyimpanan data, antara lain tape, disket, CD, USB flash
disk, dan lainnya. Untuk menjamin keamanan data yang tersimpan dalam
media-media tersebut, maka perlu sebuah mekanisme untuk menanganinya.
Mekanisme proteksi antara satu media dengan media yang lain tidak sama.
37Umpamanya, media disket menggunakan katup yang dapat di geser. Jika
katupnya dibuka maka disket bisa ditulis dan di baca, jika ditutup maka disket
hanya bisa dibaca tetapi tidak bisa ditulis. Lalu bagaimana proteksi terhadap
flashdisk, harddisk ?

VI. TUGAS-TUGAS
1. Jelaskan perbedaaan antara ZIP drive, Micro drive dan jazz drive ?
2. Berikan contoh piranti lain dari pita magnetic, piringan magnetic, piringan
optik

VII. GLOSARIUM

Telah jelas.

VIII. DAFTAR PUSTAKA

• Kate Behan and Diana Holmes, Understanding Information Technology, 2nd
Edition, Prentice-Hall, 1990.

• Donald H. Sanders, Computers Today, 4th Edition, McGraw-Hill Book, 2000.

• Efraim Turban, Rex Kelly Rainer, Richard E. Potter, Introduction to Information
Technology, 2nd Edition, 2000

http://www.ilmukomputer.com

38BAB V
PERANGKAT LUNAK

a. Kompetensi Dasar
1. Mahasiswa mampu memahami fungsi perangkat lunak dalam sebuah sistem
komputer.
2. Mahasiswa mampu memahami pengelompokan perangkat lunak.
b. Peta Konsep
Perangkat Lunak Æ Berdasarkan Pembagian Fungsi
Æ Sistem
Æ Aplikasi
Æ Berdasarkan Lingkungan Kerjanya
Æ Desktop
Æ Web Based
Æ Berdasarkan Tampilan
Æ Command Line
Æ Graphical User
Æ Berdasarkan Cara Kerja
Æ Background
Æ Foreground
Æ Berdasarkan Cara Mendapatkan
Æ Komersil
Æ Domain Publik
Æ ShareWare
Æ FreeWare
Æ RentalWare
Æ Free Software
Æ Open Source
c. Current Issues
Perangkat lunak saat ini sudah menjadi alat bantu bagi setiap manusia. Tidak semua
perangkat lunak bermanfaat, virus dan game misalnya, dapat menciptakan
permasalahan baru yang dapat merugikan semua orang. Saat ini mulai berkembang
perangkat lunak yang dapat memenuhi kebutuhan umat islam seperti penghitung
zakat, penghitung falak dan web site e-dakwah.
d. Materi Pokok
1. Definisi dan Konsep
Perangkat Lunak (software) atau program adalah daftar instruksi yang
memerintahkan komputer untuk menerima input, memproses input,
mengeluarkan output dan penyimpanan. Berdasarkan pembagian fungsi
dalam mengontrol komputer dan memberikan layanan pada pemakai,
perangkat lunak dibagi menjadi 2 kelompok yaitu perangkat lunak sistem dan
perangkat lunak aplikasi. Perangkat lunak sistem adalah program yang
dipergunakan untuk mengontrol kinerja komputer, sedangkan perangkat
lunak aplikasi dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pemakai.
Program juga dapat dibedakan berdasarkan lingkungan kerjanya
dimana program itu berjalan. Berdasarkan lingkungan kerjanya program
dibagi menjadi 2 yaitu dekstop dan web-based. Program dekstop adalah
3939program dimana input, proses, output dan penyimpanan berjalan di
komputer tertentu sedangkan program web-based adalah program dimana
input dan output berjalan pada komputer pengguna melalui program browser
sedangkan proses dan penyimpanan berjalan di web-server.
Program juga dapat dibedakan berdasarkan tampilan input dan
output. Berdasarkan tampilan program dibedakan menjadi Command-line
Interface dan Graphical User Interface (GUI).
2. Klasifikasi
a. Berdasarkan Fungsi Dalam Sistem Komputer
1. Perangkat Lunak Sistem
a. Firmware
Firmware adalah program yang tersimpan di perangkat keras
dan diisi bersamaan dengan dibuatnya perangkat keras
tersebut. Contoh firmware adalah BIOS dan program pada
telepon genggam. Firmware tidak mudah diinstal oleh
pengguna.
b. Sistem Operasi
Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem pada komputer
yang bertugas:
1. Melakukan koordinasi berbagai perangkat keras untuk
bekerja.
2. Memberikan dukungan bagi perangkat lunak aplikasi
untuk bekerja.
3. Menyediakan program-program utilitas untuk
meningkatkan kinerja komputer.
Tujuan dikembangkannya sistem operasi adalah untuk
pembagian tugas, dimana pembuat program aplikasi tidak
perlu bersusah payah mengurus perangkat keras karena sudah
disediakan oleh sistem operasi. Sebagai contoh, ketika
pengguna akan mencetak dokumen Microsoft Word
pengguna tidak perlu menginstal printer dari Microsoft Word,
pengguna hanya perlu memakai printer. Sistem operasi
Windows yang melakukan proses instalasi printer dan
konfigurasinya. Program aplikasi tidak bisa berjalan jika tidak
ada sistem operasi. Pengguna tidak mungkin bisa menginstal
Microsoft Word jika belum menginstal Sistem Operasi
Windows. Struktur bisa dilihat pada Gambar di bawah.

Software Aplikasi
Sistem Operasi
Hardware
4040Gambar Struktur Perangkat Lunak

Sistem Operasi yang beredar saat ini yang terkenal
adalah Windows XP dan Linux. Dilihat dari cara
mendapatkan sistem operasi tersebut Windows XP
merupakan software komersial sedangkan Linux adalah
software OpenSource. Contoh tampilan Linux bisa dilihat
pada Gambar di bawah.

c. Utilitas
Utilitas adalah program-program yang dipergunakan untuk
mengelola sumber daya sistem komputer. Kebanyakan
program utilitas diinstal bersama dengan sistem operasinya
Pada Windows XP program utilitas adalah ScanDisk, Disk
Cleanup, Disk Defragmenter dan Compressor (Kompresi).
Program utilitas lain di luar Windows adalah Anti Virus dan
Deep Freeze. Anti Virus dipergunakan untuk memeriksa
apakah sebuah file tertentu adalah virus atau tidak, jika file
tersebut adalah file bervirus maka anti virus akan menghapus
atau memperbaikinya. Contoh Anti Virus adalah Anti Virus
Grisoft (AVG), Norton Anti Virus (NAV) dan McAfee. Deep
Freeze adalah program yang dipergunakan untuk melindungi
sebuah drive tertentu pada hardisk agar tidak dapat diubah-
ubah. Tampilan AVG Free bisa dilihat pada Gambar 5.1.
4141
Gambar 5.1. Tampilan AVG Free

d. Device Driver
Device Driver adalah program yang berfungsi untuk
membantu komputer mengendalikan perangkat keras misal
printer. Device Driver dibuat oleh perusahaan yang membuat
perangkat keras tersebut, karena merekalah yang mengetahui
isi dari perangkat keras tersebut.

e. Bahasa Pemrograman
Bahasa Pemrograman adalah program yang dipergunakan
untuk membuat program.Penggunaan kata ”bahasa” disini
karena program ini dipergunakan untuk menjembatani
manusia dengan komputer. Manusia bisa memerintahkan
komputer bekerja karena manusia ”mengucapkan” perintah
dengan bahasa yang dipahami komputer. Manusia menuliskan
instruksi dengan bahasa yang dipahami komputer (kode
sumber), dan program bahasa pemrograman akan membuat
instruksi-instruksi tersebut menjadi program sesuai dengan
keinginan pembuat program.
Berdasarkan lingkungan kerja dari program yang akan
dibuat bahasa pemrograman dibagi menjadi 2 kelompok yaitu:
1. Desktop
Program yang dibuat akan menerima input, memproses,
mengeluarkan output dan menyimpan data pada satu
sistem komputer. Bahasa pemrograman desktop antara
lain C, Pascal, Delphi, Java dan lain-lain.
2. Web Based
Program yang dibuat akan menerima input dan
mengeluarkan output pada satu sistem komputer klien
4242sedangkan proses dan penyimpanan dilakukan pada
komputer yang lain yang disebut sebagai Web Server.
Program yang dibuat akan disimpan di Web Server dan
diakses oleh klien dengan bantuan program bernama
Browser misal Mozilla Firefox dan Internet Explorer.
Bahasa pemrograman Web Based antara lain HTML dan
PHP. Gambar contoh bahasa pemrograman bisa dilihat
pada gambar di bawah.

2. Perangkat Lunak Aplikasi
a. Berdasarkan Kegunaan untuk Pemakai
1. Perkantoran
Contoh aplikasi perkantoran adalah Microsoft Office dan
OpenOffice. Microsoft office memiliki banyak aplikasi
yaitu Word untuk pengolah kata, Excel pengolah data,
PowerPoint untuk presentasi dan Project untuk
mengelola sebuah proyek.
2. Hiburan
Contoh aplikasi hiburan adalah Winamp, Windows Media
Player dan Xing MPEG. Winamp dipergunakan
mendengarkan musik. Windows Media Player dan Xing
MPEG dipergunakan menonton film.
3. Komunikasi
Contoh program komunikasi adalah Yahoo!Messenger
(YM) dan Microsoft Outlook. YM dipergunakan untuk
chatting dengan sesama pengguna YM. Microsoft
Outlook dipergunakan untuk membaca dan mengirimkan
email.

b. Berdasarkan Lingkungan Kerja
1. Desktop
Program yang dibuat akan menerima input, memproses,
mengeluarkan output dan menyimpan data pada satu
sistem komputer. Berdasarkan hubungan antar program,
program Desktop dibagi menjadi yaitu:
a. Stand Alone
4343Program yang tidak membutuhkan program yang lain
untuk bekerja. Misal Microsoft Word.
b. Client-Server
Program yang membutuhkan program yang lain untuk
bekerja. Client-Server berarti ada 2 program yang
berjalan yaitu Client dan Server. Misal Mozilla Firefox
adalah program client, sedangkan Web Server adalah
program server. Untuk membuka halaman web,
Client (Browser) akan menghubungi (Request) Web
Server, kemudian Web Server akan memberikan
(Response) halaman web dan dibuka oleh Browser.
2. Web Based
Program yang dibuat akan menerima input dan
mengeluarkan output pada satu sistem komputer klien
sedangkan proses dan penyimpanan dilakukan pada
komputer yang lain yang disebut sebagai Web Server.
Program Web Based akan diinstal pada Web Server,
ketika Web Server dihubungi oleh Client (Browser) maka
Web Server akan menjalankan program yang sudah
diinstal, kemudian program memberikan hasilnya kepada
Web Server dan Web Server mengirimkan halaman web
kepada Browser. Web Server hanya menjadi jembatan
bagi program Web Based dengan Browser.

b. Berdasarkan Cara Kerja
1. Bekerja secara Background
Aplikasi Background adalah program yang berjalan di belakang
layar dan bekerja tanpa adanya perintah langsung dari pengguna.
Biasanya aplikasi background berjalan ketika komputer
dinyalakan. Aplikasi yang bekerja secara background misalnya
adalah Anti Virus. Pengguna tidak pernah memerintahkan Anti
Virus bekerja, tapi ketika ada file bervirus berada dalam folder
yang sedang dibuka pengguna, otomatis Anti Virus akan
menangkap dan menghapusnya. Program Anti Virus akan
dimatikan ketika komputer dimatikan.
2. Bekerja di Depan Layar
Aplikasi ini bekerja karena diperintahkan oleh pengguna misal
Microsoft Word.
c. Berdasarkan Cara Mendapatkannya
1. Komersial
Perangkat lunak yang harus dibeli, Ada hak cipta dari pembuat
aplikasi. Misal Microsoft Windows.
2. Domain-publik
Perangkat lunak bersifat gratis dan tidak ada hak cipta.
3. Shareware
Gratis untuk dipergunakan tapi terkadang meminta donasi. Misal
BitTorrent.
4. Freeware
4444Perangkat lunak yang dipergunakan tanpa membayar sama sekali.
5. RentalWare
Perangkat lunak yang disewakan untuk jangka waktu tertentu.
6. Free Software
Perangkat lunak yang dilengkapi dengan kode sumber dapat
dipergunakan oleh siapa saja dan gratis.
7. OpenSource
Perangkat lunak yang kode sumbernya harus dibuka, gratis dan
jika dikembangkan harus dengan kode sumbernya. Misal adalah
Linux.

e. Suplemen
Software adalah sebuah alat bantu untuk menunjang perbaikan kehidupan. Sudah
selayaknya setiap muslim memanfaatkan software untuk memudahkan kegiatan-
kegiatan positif dan jangan dipandang sebagai seauatu yang bersifat sekuler. Yang
sekuler adalah manusia bukan alat.
f. Tugas-tugas
a. Apakah beda GNU Public License dengan Mozilla Public License?
b. Apakah di mobile phone juga terdapat sistem operasi? Jelaskan!
c. Termasuk apakah virus itu?
g. Glosarium
a. Sistem Operasi : Perangkat lunak yang mengelola hardware
b. Perangkat Lunak : instruksi-instruksi bagi komputer untuk bekerja
h. Daftar Pustaka
Abdul Kadir & Terra Ch. Triwahyuni. Pengenalan Teknologi Informasi. Penerbit
Andi. 2005.

4545BAB VI
MULTIMEDIA

a. Kompetensi Dasar
1. Mahasiswa memahami fungsi dan manfaat dari Aplikasi Multimedia.
2. Mahasiswa mengetahui program-program yang dipergunakan untuk
membuat aplikasi multimedia.
b. Peta Konsep
Multimedia Æ Aplikasi
Æ Presentasi Bisnis
Æ Pelatihan
Æ Hiburan
Æ Pendidikan
Æ Komunikasi
Æ Elemen
Æ Text
Æ Suara
Æ Gambar
Æ Animasi
Æ Video
c. Current Issues
Selama ini multimedia banyak dimanfaatkan untuk penyebaran materi-materi
pornografi, mungkin perlu dilakukan pengembangan aplikasi multimedia untuk
dakwah nilai-nilai keislaman.
d. Materi Pokok
1. Definisi dan Konsep
Yang dimaksud dengan multimedia adalah interaksi antara teks, suara,
gambar, animasi dan video untuk mengolah informasi. Televisi bukan
termasuk multimedia karena tidak ada proses kontrol terhadap data, kita
tinggal terima saja jika tidak sesuai maka pindahkan channelnya.
2. Aplikasi Multimedia
Aplikasi multimedia antara lain:
a. Presentasi Bisnis
b. Pelatihan berbasis komputer (Computer Based Training)
c. Hiburan
d. Pendidikan
e. Komunikasi
3. Elemen Multimedia
Elemen dari multimedia adalah teks, suara, gambar, animasi dan video.
a. Teks
Teks merupakan bentuk dasar dari penyajian informasi. Teks memiliki
atribut berupa bentuk (font) dan ukuran.
b. Suara
Suara merupakan media komunikasi informasi yang memanfaatkan
telinga. Suara dalam komputer disimpan dalam file-file dengan format
tertentu yang dipahami oleh program khusus untuk membuat file tersebut
4646berubah menjadi suara. Komunikasi suara tidak memperbolehkan adanya
delay (Real time).
c. Gambar
Suara dalam komputer disimpan dalam file-file dengan format tertentu
yang dipahami oleh program khusus untuk membuat file tersebut
berubah menjadi sebuah. Format file sangat beragam. Contoh format file
adalah BMP, JPEG dan GIF. Perbedaan format terjadi karena perbedaan
cara melakukan digitalisasi gambar aslinya. Format yang bisa ditampilkan
dalam Web adalah JPEG dan GIF.

d. Animasi
Animasi berarti membuat gambar bergerak. Contoh animasi adalah film
kartun. Pembuatan animasi tergantung pada teknologi komputer grafik.

e. Video
Video adalah merekam kejadian nyata untuk kemudian disimpan dalam
bentuk file. Format film misalnya AVI, DAT dan MPEG. Kita sudah
dapat menyaksikan film tanpa harus mendapatkan keseluruhan file film
disebut Video Streaming.

4. Kebutuhan Perangkat Keras
Kebutuhan perangkat keras untuk aplikasi multimedia berbeda dengan untuk
aplikasi perkantoran karena membutuhkan input output yang berkualitas.
Peralatan input output ini terkadang didesain khusus. Selain perangkat keras
eksternal, perangkat keras internal juga perlu ditingkatkan kemampuannya
karena untuk menampilkan animasi dan video yang berkualitas diperlukan
kinerja komputer yang sangat tinggi. Prosesor, memori dan VGA Card harus
memiliki kecepatan yang tinggi untuk itu.

5. Pembuatan Aplikasi Multimedia
Beberapa perangkat lunak memang didesain untuk membuat aplikasi
multimedia. Perangkat lunak itu disebut Multimedia Authoring System.
Beberapa software yang termasuk adalah Authorware, Quest, Icon Author
dan Multimedia Director.
e. Suplemen
Multimedia seharusnya bisa menjadi alat dakwah yang paling bermanfaat karena
sifatnya yang mudah dalam menyampaikan informasi. Sudah saatnya setiap muslim
memanfaatkan teknologi ini untuk perkembangan keislaman.
f. Tugas-tugas
1. Apa definisi dari multimedia?
2. Sebut dan jelaskan elemen-elemen multimedia!
g. Glosarium
Multimedia : pemanfaatan berbagai media komunikasi untuk memudahkan
penyampaian informasi.
JPEG : salah satu format gambar yang dikenali oleh browser.
h. Daftar Pustaka
Abdul Kadir & Terra Ch. Triwahyuni. Pengenalan Teknologi Informasi. Penerbit
Andi. 2005.
4747BAB VII
JARINGAN KOMPUTER

a. Kompetensi Dasar
1. Mahasiswa memahami definisi jaringan komputer.
2. Mahasiswa memahami dasar-dasar konsep jaringan komputer.
b. Peta Konsep
Jaringan Komputer Æ Berdasarkan Luas Area
Æ Local Area Network
Æ Metropolitan Area Network
Æ Wide Area Network
Æ Berdasarkan Protokol
Æ Closed Protocol
Æ Open Protocol
Æ Media Transmisi (Layer Fisik)
Æ Berkabel
Æ Berdasarkan Topologi
Æ Star
Æ Bus
Æ Ring
Æ Berdasarkan Jenis Kabel
Æ UTP
Æ Koaksial
Æ Fiber Optik
Æ Tanpa Kabel
Æ Gelombang Micro
Æ Satelit
Æ Gelombang Radio
Æ Infra Merah
c. Current Issues
Saat ini jaringan komputer sudah menjadi alat bantu yang luar biasa. Di sisi lain
jaringan komputer juga memungkinkan terjadinya penyebaran kegiatan-kegiatan yang
berbau anarkis dan terorisme. Jaringan komputer juga memungkinkan terjadinya
penyebaran virus dan pembajakan.
d. Materi
1. Definisi dan Konsep
Jaringan komputer adalah hubungan dua buah komputer atau lebih yang
ditujukan untuk melakukan pertukaran data, bagipakai (sharing) perangkat
lunak dan keras. Jaringan komputer bisa dibedakan berdasarkan luas area dan
cara komunikasi (protocol). Berdasarkan luas area jaringan komputer dibagi
menjadi 3 yaitu Local Area Network (LAN), Metropolitan Area Network
(MAN) dan Wide Area Network (WAN). Pada perkembangannya luas area
hanya tinggal LAN dan WAN karena batasan MAN tidak jelas. WAN mulai
berganti nama dengan Internet karena Internet adalah protokol komunikasi
untuk WAN yang paling terkenal. Berdasarkan protokol komunikasinya bisa
dibedakan menjadi 2 yaitu Close Protocol dan Open Protocol. Close protocol
4848adalah protokol komunikasi untuk suatu sistem operasi yang sama, misal
sesama Windows, sedangkan Open Protocol adalah protokol komunikasi
untuk berbagai sistem operasi, misal TCP/IP (Internet).
2. Klasifikasi
a. Berdasarkan Luas Area
1. LAN
Jaringan komputer untuk suatu suatu daerah tertentu, misal satu
kantor ato satu rumah. Biasanya hanya berisi komputer kurang dari
100 komputer.
2. MAN
Jaringan komputer untuk suatu suatu daerah tertentu, misal satu
kota dan gabungan dari berbagai LAN. Biasanya hanya berisi
komputer lebih dari 100 komputer.
3. WAN
Jaringan komputer yang mencakup seluruh dunia dan tidak ada
batasan jumlah komputer.

b. Berdasarkan Cara Komunikasi (Protokol)
Protokol Komunikasi adalah cara dari dua sistem untuk
berkomunikasi. Misal untuk membuka halaman
http://www.detik.com, browser misal Mozilla Firefox akan
menghubungi komputer dengan alamat http://www.detik.com pada Port
80. Komputer http://www.detik.com akan membalas dengan memberikan
halaman web dari http://www.detik.com. Aturan komunikasi semacam itu
disebut dengan protokol. Untuk mengirim email akan memiliki
protokol yang berbeda karena email memakai Port 25.
Sebuah proses yang rumit seperti di atas tidak bisa
dibebankan pada pembuat Browser dan Web Server saja. Perlu
dilakukan pembagian tugas seperti layaknya Sistem Operasi dan
Aplikasi.
Penggunaan sistem layer untuk memudahkan pembagian
tugas, layer yang bawah memberikan layanan bagi layer yang di
atasnya. Contoh protokol ada 2 yaitu Microsoft Windows Protocol
yang bersifat close sedangkan TCP/IP bersifat open. Contoh
aplikasi dari Microsoft Windows Protocol adalah file and printer
sharing sedangkan aplikasi TCP/IP adalah Web dan Email.
Sebagai perbandingan protokol untuk penamaan komputer
pada Windows menggunakan nama yang familiar misal komputer1,
saintek01 dan lain-lain. Sedangkan TCP/IP menggunakan IP
Address misal 167.205.33.45. Penamaan pada Windows hanya
dikenali pada LAN sedangkan penamaan pada TCP/IP dikenali di
seluruh dunia (WAN). Pengalamatan TCP/IP inilah yang
menyebabkan TCP/IP menjadi terkenal dan akhirnya jaringan yang
menggunakan TCP/IP disebut sebagai Internet.

1. Microsoft Windows Protocol (Close Protocol)
Microsoft Windows Protocol memiliki layer fisik yang sama dengan
TCP/IP tapi memiliki layer aplikasi yang berbeda karena sistem
4949pengalamatan dengan nama dan workgroup hanya untuk Windows,
sedangkan TCP/IP menggunakan sistem pengalamatan IP Address
(167.205.66.45). Microsoft Windows Protocol hanya berjalan untuk
LAN.
2. TCP/IP (Open Protocol)
TCP/IP memiliki 4 layer, layer fisik sama dengan Microsoft
Windows tapi pada layer aplikasi berbeda.
c. Layer Fisik
1. Kabel
1. Jenis Kabel
a. Twisted Pair
b. Kabel Koaksial
c. Kabel Serat Optik
Perbandingan ketiga kabel bisa dilihat di bawah.

Tabel Perbandingan Kabel Transmisi
Media
Komunikasi
Deskripsi Kecepatan
Transmisi
Best Use Keunggulan Kelemahan
Kabel –
UTP
Unshielded
Twisted
Pair
pasangan kabel
tembaga yang
berlilitan supaya
kuat
100
MB/sec
Jarak pendek
sampai 100
meter
Tidak mahal,
mudah dalam
perawatannya
Terpengaruh
gangguan
elektronik
atau suara
Kabel
Coaxial
Silinder utama
dikelilingi oleh
kabel-kabel lainnya
10 MB/sec
Dibawah
tanah, dibawah
laut dengan
jarak maxi 185
meter
Kualitas lebih
bagus dari
UTP, lebih
tangguh
Lebih mahal
dari UTP
Kabel Fibre
optic
denyut cahaya
lewat semacam
tabung bening dan
flexible seukuran ½
kali ketebalan
rambut manusia
100
MB/sec
sampai 10
GB/sec
Selama jarak /
kecepatan dan
sedikitnya
gangguan
lebih
diutamakan
daripada
harganya (100
km)
Sangat dapat
diandalkan,
tanpa
terpengaruh
gangguan
elektronik
sebab signal
ditransmisikan
dengan
impulse
cahaya
Harganya
termahal
dibandingkan
kabel
sebelumnya

2. Topologi
Topologi merupakan bentuk jaringan dengan kabel. Topologi
pada jaringan kabel ada lima yaitu Mesh, Star, Bus, Ring dan
Pohon. Sampai saat ini yang paling berkembang adalah
topologi Star menggunakan Hub dan kabel UTP. Bentuk dari
masing-masing topologi bisa dilihat pada Gambar di bawah.

5050
Gambar Topologi Jaringan
3. Perangkat Keras Pendukung
a. Hub
Sebuah Konsentrator/Hub adalah sebuah perangkat
yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap
workstation, server atau perangkat lain. Dalam
topologi Bintang, kabel twisted pair datang dari
sebuah workstation masuk kedalam hub. Hub
mempunyai banyak slot concentrator yang mana
dapat dipasang menurut nomor port dari card yang
dituju. Ciri-ciri yang dimiliki Konsentrator adalah :
1. Biasanya terdiri dari 8, 12, atau 24 port RJ-45.
2. Digunakan pada topologi Bintang/Star.
3. Biasanya dijual dengan aplikasi khusus yaitu aplikasi
yang mengatur manjemen port tersebut.
4. Biasanya disebut hub
5. Biasanya di pasang pada rak khusus, yang
didalamnya ada Bridges dan router.
b. Repeater
Dimana diketahui panjang maksimal untuk sebuah
kabel unshileded twisted pair adalah 100 meter, maka
untuk menguatkan sinyal dari kabel tersebut
dipasanglah sebuah repeater pada jaringan tersebut.
c. Bridge
Adalah sebuah perangkat yang membagi satu buah
jaringan kedalam dua buah jaringan, ini digunakan
untuk mendapatkan jaringan yang efisien, dimana
kadang pertumbuhan network sangat cepat makanya
di perlukan jembatan untuk itu. Kebanyakan Bridges
dapat mengetahui masing-masing alamat dari tiap-tiap
segmen komputer pada jaringan sebelahnya dan juga
pada jaringan yang lain di sebelahnya pula.
Diibaratkan bahwa Bridges ini seperti polisi lalu lintas
yang mengatur di persimpangan jalan pada saat jam-
jam sibuk. Dia mengatur agar informasi di antara
kedua sisi network tetap jalan dengan baik dan teratur.
Bridges juga dapat di gunakan untuk mengkoneksi
5151diantara network yang menggunakan tipe kabel yang
berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.
d. Router
Sebuah Router mengartikan informaari dari satu
jaringan ke jaringan yang lain, dia hampir sama
dengan Bridge namun agak pintar sedikit, router akan
mencari 13 jalur yang terbaik untuk mengirimkan
sebuah pesan yang berdasakan atas alamat tujuan dan
alamat asal. Sementara Bridges dapat mengetahui
alamat masing-masing komputer di masing-masing sisi
jaringan, router mengetahui alamat komputerr,
bridges dan router lainnya. router dapat mengetahui
keseluruhan jaringan melihat sisi mana yang paling
sibuk dan dia bisa menarik data dari sisi yang sibuk
tersebut sampai sisi tersebut bersih. Jika sebuah
perusahaan mempunyai LAN dan menginginkan
terkoneksi ke Internet, mereka harus membeli router.
Ini berarti sebuah router dapat menterjemahkan
informasi diantara LAN anda dan Internet. ini juga
berarti mencarikan alternatif jalur yang terbaik untuk
mengirimkan data melewati internet.
2. Tanpa Kabel
1. Gelombang Mikro (Terestrial)
Data disalurkan dalam jalur lurus ke udara via stasiun relay.
Statsiun relay harus ditempatlan di tempat yang tinggi.
Kecepatan transmisinya mencapai 10 MB/Sec. Gelombang
mikro paling baik dipergunakan untuk daerah yang tidak bisa
dijangkau dengan kabel dan memiliki kecepatan tinggi dengan
jarak yang jauh. Gelombang mikro memiliki kelemahan
karena selalu memerlukan statsiun relay yang mahal dan
sangat terpengaruh oleh cuaca.
2. Satelit
Data disalurkan melalui satelit bumi sehingga memiliki
jangkauan yang luas. Kecepatan transmisinya mencapai 10
MB/Sec. Gelombang mikro paling baik dipergunakan untuk
daerah yang tidak bisa dijangkau dengan kabel dan memiliki
kecepatan tinggi dengan jarak yang jauh. Dibandingkan
dengan terestrial jangkauan satelit lebih luas, maka sering
dipakai untuk televisi. satelit memiliki kelemahan karena
satelit sangat mahal dan sangat terpengaruh oleh cuaca.
3. Gelombang Radio
Data disalurkan melalui gelombang radio dengan frekuensi
tertentu. Komunikasinya peer2peer. Kelebihan gelombang
radio adalah bisa melewati dinding. Kelemahan ada pada
keamanan karena semua bisa konek satu dengan yang lain.
4. Infra Merah
Data disalurkan melalui denyut cahaya dengan spektrum infra
merah. Kecepatan transmisinya mencapai 115 KB/Sec – 10
5252MB/Sec. Peralatan komunikasi harus dekat dan dalam ruang
yang sama. Kelebihan infra merah adalah murah dan
bandwidth lebih baik. Kelemahannya tidak dapat menembus
dinding atau benda padat.

e. Suplemen
Sudah saatnya seorang muslim menguasai tentang jaringan komputer karena jaringan
komputer akan menjadi aset yang sangat penting. Sama dengan sumber daya alam.
f. Tugas-tugas
1. Kenapa jaringan komputer memerlukan layer?
2. Apa beda close protocol dengan open protocol?
g. Glosarium
Protokol komunikasi : tata cara 2 buah komputer berkomunikasi
Topologi : arsitektur jaringan kabel
h. Daftar Pustaka
Abdul Kadir & Terra Ch. Triwahyuni. Pengenalan Teknologi Informasi. Penerbit
Andi. 2005.
http://www.ilmukomputer.com

5353BAB VIII
APLIKASI INTERNET

a. Kompetensi Dasar
1. Mahasiswa memahami cara koneksi ke internet
2. Mahasiswa memahami layanan-layanan yang ada pada internet
b. Peta Konsep
Aplikasi Internet Æ Cara Koneksi
Æ Jaringan Komputer dengan LAN
Æ Dial Up
Æ Layanan Internet
Æ Web (HTTP)
Æ Email
Æ FTP
Æ VoIP
c. Current Issues
Internet telah menjadi bagian hidup manusia. Internet telah memudahkan bagi orang
untuk berkomunikasi, berbagi ilmu dan lain-lain, termasuk materi-materi yang
menjelek-jelekkan Islam.
d. Materi Pokok
1. Konsep Internet
Internet merupakan sebuah protokol komunikasi yang memungkinkan
seluruh komputer di seluruh dunia berkomunikasi. Kata internet diambil dari
kata TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). TCP/IP
dibuat oleh IETF (Internet Engineering Task Force). Inti dari protocol ini
adalah pengalamatan komputer yang unik di seluruh dunia dengan format
167.20.5.6 disebut dengan IP Address.
2. Cara koneksi Internet
a. Jaringan Komputer dengan LAN
Pada dasarnya internet adalah kumpulan dari LAN-LAN. Jika LAN
dimana komputer kita terhubung dengan LAN lain di tempat yang lain
maka kita bisa langsung terkoneksi dengan Internet. Untuk terkoneksi
internet komputer diberi IP Address dan IP Address Gateway. IP
Address adalah alamat komputer tersebut sedangkan Gateway adalah
pintu keluar untuk koneksi ke Internet.
b. Dial-Up
Adalah koneksi ke Internet dengan memanfaatkan line telepon. Dengan
telepon pengguna menghubungi Internet Service Provider (ISP)
kemudian ISP akan menghubungkan ke jaringan komputer (Internet).
Selama terkoneksi ke internet maka line telepon dipakai untuk
komunikasi data. Selama itu pula biaya telepon terus bertambah.
3. Aplikasi Internet
a. Web
Web adalah aplikasi internet dimana ada browser ada web server,
termasuk sebagai aplikasi Client Server. Alamat adalah http://www.uin-
suka.ac.id
5454b. Email
Email (Electronic Mail) merupakan aplikasi yang ada pada Internet.
Dengan email kita bisa mengirimkan pesan ke teman yang tidak kita
ketahui posisinya, kita cukup mengetahui alamat emailnya. Email
menggunakan prortokol SMTP, POP3 dan IMAP. SMTP adalah
protokol komunikasi antara Email Client (Microsoft Outlook) dengan
Mail Server untuk mengirimkan surat. POP3 dan IMAP merupakan
protokol komunikasi antara Email Client dengan Mail Server untuk
membaca email.
Email selalu disimpan di Mail Server, sedangkan Mail Client hanya
dipergunakan untuk mengirimkan email dan membaca email. Contoh jika
seseorang memiliki email address mtaufiqnzz@yahoo.com artinya alamat
Mail Server yahoo.com sedangkan usernya bisa banyak termasuk
mtaufiqnzz. Email juga dapat dipergunakan untuk mengirimkan file, tidak
hanya pesan. File yang dikirimkan bersama email disebut attachment.
1. MailingList
Mailing List (Milis) adalah forum diskusi lewat email, sebuah email
yang dikirimkan ke milis akan diterima oleh semua anggota dan
anggota lain dapat mengomentari. Sebelum bisa mengirim email ke
milis, yang berminat menjadi anggota harus mendaftarkan diri ke
milis. Ada beberapa web yang menawarkan layanan milis misalnya
http://www.yahoogroups.com.
2. Netiket
Netiket asal katanya adalah netetiquette artinya etika dalam
berinternet. Netiket paling banyak diimplementasikan pada layanan
email karena email adalah alat komunikasi. Beberapa hal yang ada
pada netiket adalah:
a. Hindari penggunaan huruf kapital semua ketika mengirim email.
b. Jangan mengirimkan attachment terlalu besar jika tidak
diinginkan oleh penerima email, apalagi mengirimkan
attachment ke milis.
c. Tidak menggunakan kata-kata yang pedas.
d. Hindari kesalahan ejaan, tapi jangan mengkritik jika menerima
email yang memiliki kesalahan ejaan.
e. Baca petunjuk dan aturan jika mengikuti milis.
c. File Transfer Protocol (FTP)
FTP adalah protokol komunikasi untuk melakukan transfer file. Klien
dapat mengirimkan berkas ke Server FTP dan mengambil berkas dari
FTP Server. Program Klien FTP misalnya CuteFTP sedangkan program
Server FTP adalah ProFtpd.
d. VoIP
Voice over Internet Protocol adalah sebuah arsitektur untuk dapat
mengirimkan suara melalui jaringan internet. Dengan teknologi VoIP
seseorang bisa berkomunikasi di seluruh dunia tanpa melalui Sambungan
Langsung Jarak Jauh (SLJJ) yang mahal tapi cukup menggunakan biaya
internet yang relatif lebih murah.
e. Suplemen
5555Layanan internet sudah sangat beragam. Muslim banyak tertinggal dalam
pemanfaatan internet sehingga penyampaian informasi keIslaman masih hanya
berasal dari perpustakaan belum berasal dari e-book.
f. Tugas-tugas
1. Kenapa VoIP murah?
2. Apakah web based termasuk aplikasi TCP/IP?
g. Glosarium
Protokol : Cara komunikasi
Klien : Program yang dipergunakan oleh user untuk berkomunikasi dengan
server
Server : Program yang memberikan respon ketika klien menghubungi.
h. Daftar Pustaka
Abdul Kadir & Terra Ch. Triwahyuni. Pengenalan Teknologi Informasi. Penerbit
Andi. 2005.

5656BAB IX
TELEKOMUNIKASI

I. KOMPETENSI DASAR
Mahasiswa mampu mengetahui dan mengikuti perkembangan teknologi
komunikasi baik saat ini maupun di masa mendatang.

II. PETA KONSEP

Telekomunikasi
Pendahuluan
Peranan
Telekomunikasi
Teknis
Telekomunikasi
Gambar 9.1 Peta konsep telekomunikasi

III. CURRENT ISSUES
Dalam keseharian kita mengenal istilah komunikasi, yaitu proses transfer
informasi antar manusia yang memungkinkan terjadi timbal balik antara pengirim
dengan penerima. Komunikasi terjadi apabila antara pengirim dengan penerima
saling memahami tentang pesan yang disampaikan. Atas dasar inilah maka kita
mengenal bahasa.
Jika dalam waktu lampau komunikasi hanya dapat dilakukan dalam jarak
dekat, maka kini jarak tidak lagi menjadi kendala dalam membangun komunikasi,
bahkan hingga jarak ratusan kilometer. Inilah yang kemudian dikenal dengan
istilah telekomunikasi, yaitu komunikasi jarak jauh dengan bantuan media
elektronis. Dengan ditemukannya teknologi komunikasi ini, kita semakin
dimudahkan dalam melakukan berbagai aktifitas. Namun, tidak dipungkiri bahwa
kemudahan ini juga membawa pengaruh negatif bagi konsumennya.

IV. MATERI POKOK
1. Peranan Telekomunikasi
Teknologi telekomunikasi atau biasa juga disebut teknologi komunikasi
adalah teknologi yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh. Teknologi
inilah yang memungkinkan seseorang dapat mengirimkan informasi atau
menerima informasi ke atau dari pihak lain yang letaknya berjauhan.
Teknologi ini membuat jarak seperti tak ada lagi. Ratusan atau bahkan ribuan
kilometer bukanlah menjadi hambatan untuk berkomunikasi secara online
karena kehadirannya.

57Sejauh ini teknologi telekomunikasi telah melahirkan berbagai aplikasi;
antara lain berupa:
• ATM (Anjungan Tunai Mandiri atau Automatic Teller Machine)
• Telekonferensi
• Telecommuting
• Komputasi grup kerja (workgroup computing)
• EDI (Electronic Data Interchange)
Perbankan Internet (Internet. banking), belanja secara elektronis (e-
commerce), dan pembelajaran jarak jauh (e-learning) merupakan contoh lain yang
tercipta karena adanya sarana telekomunikasi.
Berbagai peralatan informasi (information appliance) yang memiliki
kemampuan untuk mengakses informasi melalui sarana telekomunikasi juga
telah tercipta; misalnya Internet TV, yaitu peralatan yang memungkinkan
televisi dapat digunakan untuk mengakses Internet.

a. ATM
ATM telah menjadi mesin yang umum dijumpai di Indonesia. Banyak
bank yang telah menggunakan ATM sebagai sarana untuk memudahkan
para nasabah mengambil uang. Dengan menggunakan alat ini, pengambilan
uang dapat dilakukan kapan saja.

b. Telekonferensi
Telekonferensi, atau yang juga dikenal dengan sebutan
videokonferensi, adalah suatu sarana yang memungkinkan sejumlah orang
saling bercakap-cakap dan bertatap muka melalui komputer. Dengan
memanfaatkan teknologi Internet, videokonferensi mudah sekali untuk
diimplementasikan. Masing-masing pihak yang hendak berkomunikasi
cukup duduk menghadap komputer yang telah dilengkapi dengan kamera
yang dinamakan webcam.

c. Komputasi Grup Kerja
Komputasi grup kerja (work-group computing), atau juga dinamakan
komputasi kolaboratif. adalah grup pekerja yang memakai komputer yang
terhubung dalarn jaringan untuk berdiskusi dan. menyelesaikan suatu
masalah. Teknologi seperti ini umum digunakan oleh pihak manajemen
perusahaan untuk melakukan rapat virtual (rapat yang diadakan dengan
masing-masing pihak berada dalam ruangan terpisah) guna melakukan
pengambilan keputusan. Hal seperti ini mudah direalisasikan dengan
bantuan perangkat lunak yang dinamakan groupware (misalnya Lotus Notes
dan MS NetMeeting).

d. Telecommuting
Telecommuting berarti bekerja yang dilakukan tidak dalam kantor.
Seseorang dapat bekerja di rumah atau bahkan di dalam mobil yang terus
berpindah. Model kerja seperti ini mula, umum dilakukan, terutama pada
jenis pekerjaan yang memang tidak mungkin dilakukan di kantor (misalnya
wartawan yang sedang memburu berita) atau pada jenis pekerjaan yang
tidak memerlukan orang untuk datang ke kantor (misalnya pemrogram,
yang membuat program komputer).
58e. EDI
EDI (Electronic Data Interchange) merupakan suatu sistem yang
memungkinkan data bisnis seperti dokumen pesanan pembelian dari suatu
perusahaan yang telah memiliki sistem informasi dikirimkan ke
perusahaan lain yang juga telah memiliki sistem informasi.

2. Mengenal Jenis Isyarat
Dasar sistem telekomunikasi adalah isyarat. Isyarat yang mengalir dari
satu tempat ke tempat lain dapat berbentuk analog atau digital. Gambar 9.2
memperlihatkan perbedaan bentuk antara kedua isyarat tersebut.

(a). Isyarat analog (b) Isyarat digital

Gambar 9.2 Contoh bentuk isyarat analog dan digital.

a. Isyarat Analog
Isyarat analog biasa juga disebut isyarat kontinyu, karena bentuknya
serupa gelombang yang kontinyu. yang membawa informasi dengan
mengubah karakteristik gelombang. Isyarat seperti ini biasa dijumpai pada
listrik yang berasal dari PLN dan berbentuk gelombang sinus seperti yang
terlihat pada Gambar 9.2(a). Dalam sistem telekomunisi, isyarat yang
mengalir pada jaringan telepon umumnya juga berupa syarat analog.
Isyarat analog mempunyai ciri yaitu memiliki amplitudo dan
frekuensi. Jika dikaitkan dengan suara, ketinggian gelombang ditentukan
oleh amplitudo. yang menentukan keras tidaknya suara, sedangkan
frekuensi menentukan jumlah siklus gelombang dalam satu detik, yang
berimplikasi pada kenyaringan suara (melengking atau tidak). Pada isyarat
analog. nilai amplitudo setiap saat berubah-ubah, sebagaimana )
diperlihatkan pada Gambar 9.3.

Amplitudo maksimum Amplitudo pada waktu W1
Amplitudo minimum
W1
T
Waktu
Amplitudo

Gambar 9.3 Amplitudo dan frekuensi pada isyarat analog.
59pada contoh di atas, frekuensi isyarat sebesar 2 Hz, mengingat
dalam tiap detik terdapat dua buah siklus gelombang sinus. Adapun
periode (T) didefinisikan sebagai waktu yang diperlukan oleh sebuah
gelombang sinus dan memiliki hubungan dengan f seperti berikut:
T = 1/ f
Dengan demikian, T pada contoh di atas sebesar:
T = 1 / 2 detik

b. Isyarat Digital
Isyarat digital biasa juga disebut isyarat diskret. Isyarat ini tersusun
atas dua keadaan, yang biasa disebut bit, yaitu berupa keadaan 0 dan
keadaan 1. Keadaan 1 dapat diperoleh dengan misalnya diwakili oleh
tegangan +5 volt dan keadaan 0 diwakili oleh 0 volt.

c. Pertukaran Isyarat Analog dan Digital
Dalam prakteknya, komunikasi antarkomputer kadang mengalami
perubahan dari isyarat analog ke digital dan sebaliknya. Sebagai contoh,
komunikasi dua buah komputer yang melibatkan jaringan telepon,
melakukan perubahan isyarat seperti berikut. Komputer pertama
mengirimkan isyarat digital dan kemudian oleh peranti modem akan
berubah menjadi isyarat analog. Isyarat analog inilah yang mengalir pada
jaringan telepon. Selanjutnya. isyarat analog diubah oleh modem menjadi
isyarat digital pada bagian penerima.

Komputer Modem Modem

Komputer
Jaringan
telepon
Gambar 9.4 Komunikasi antarkomputer yang melibatkan perubahan
isyarat; dari digital ke analog dan dari analog ke digital.

3. Laju Data
Kecepatan data dalam sistem komunikasi data biasanya dinyatakan
dengan istilah berikut:
1) laju bit (bit rate), dan
2) laju baud.
Laju bit (seringkali disebut laju data) menyatakan jumlah bit per detik,
sedangkan laju baud (seringkali disebut baud saja) menyatakan kecepatan
isyarat (baik analog maupun digital) yang melalui kanal atau jumlah elemen
isyarat per detik. Sebuah kanal yang memiliki baud b tidak selalu
mentransmisikan b bit per detik, karena masing-masing isyarat bisa saja
membawa beberapa bit. Apabila setiap nilai amplitudo menyatakan sebuah bit
(misalnya amplitudo positif menyatakan bit 1 dan amplitudo negatif
menyatakan bit 0), maka baud sama dengan laju bit. Namun bila terdapat
empat macam tegangan yang digunakan untuk merepresentasikan nilai biner
6000 01, 10, dan 11 (disebut dibits), laju bit sebesar dua kali laju baud. Jika
terdapat delapan macam tegangan, isyarat dapat digunakan untuk membawa
tiga buah bit. Pada keadaan seperti ini, laju bit adalah sebesar tiga kali laju
baud. Sebagai contoh, sebuah modem dapat memodulasi sederet bit digital
dan mengalirkan 2400 bit per detik dengan menggunakan isyarat berlaju
sebesar 600 baud.

1
0
1
0
1
0
1
0
1 2 3 4 5 6 7 8
Periode 1 isyarat
Nilai Bit

Nomor Baud

1
0
1
0
1
0
1
0
1 2 3 4 5 6 7 8
Periode 2 isyarat
Nilai Bit

Nomor Baud

Gambar 9.5 Perbedaan laju bit dan baud.
Penggunaan laju bit dan laju baud pada komunikasi data antara dua
buah komputer yang menggunakan jalur telpon dapat dilihat pada Gambar
9.6.

Komputer Modem Modem

Komputer
Jaringan
telepon
Laju Bit
Baud
Kabel
RS232
Kabel
RS232

Gambar 9.6 Penggunaan istilah laju bit dan baud.
Tabel 9.1 memperlihatkan definisi dan singkatan berbagai satuan yang
digunakan pada komunikasi data (untuk menyatakan laju data) dan kapasitas
data yang biasa digunakan path komputer.
Tabel 9.1 Berbagai satuan :untuk komunikasi data.
Satuan Definisi Singkatan
kilobit 1000 bit kb
kilobit per detik 1000 bit / detik Kbps
megabit 1.000.000 bit Mb
megabit per detik 1.000.000 bit per detik Mbps
61gigabit 1.000.000.000 bit Gb
gigabit per detik 1.000.000.000 bit / detik Gbps
byte 8 bit Byte
kilobyte 210
= 1.024 byte KB
megabyte 2.
20
= 1.048.576 byte MB
gigabyte 2.
30
= 1.073.741.824 byte GB
terabyte 2
40
= 1.024 gigabyte TB
exabyte 250
= 1.024 terabyte EB

4. Spektrum Frekuensi Dan Lebar-Jalur
Spektrum frekuensi suatu isyarat menyatakan jangkauan frekuensi yang
dikandung oleh isyarat. Sebagai contoh, terdapat suatu isyarat lengan
persamaan:
sin(21πf1t)+ 1/3 sin((2π(3f1)t)
Spektrum frekuensi isyarat ini meliputi f1, hingga 3 f1.
Berkaitan dengan spektrum frekuensi, terdapat istilah lebar-jalur
(bandwidth). Lebar-jalur suatu isyarat menyatakan lebar spektrum frekuensi.
Dengan demikian lebar-jalur untuk isyarat sin(21πf1t) adalah sebesar 2f1. Istilah
lebar-jalur digunakan pada isyarat analog dan digital.
Pada isyarat digital, idealnya isyarat berupa pulsa berbentuk kotak.
Isyarat dengan bentuk seperti ini memerlukan lebar-jalur yang tak terhingga.
Pada prakteknya, lebar-jalur yang digunakan pada transmisi digital sangat
terbatas. Tentu saja lebar-jalur yang digunakan berpengaruh terhadap kualitas
isyarat digital. Sebagai ilustrasi, gambar berikut memperlihatkan hubungan
antara lebar-jalur dan kualitas isyarat digital (Stallings, 2000).

Isyarat yang akan dikirim :
Laju bit 2000 bps
Isyarat setelah dikirim :
Dengan lebar-jalur 500 Hz

Dengan lebar-jalur 900 Hz

Dengan lebar-jalur 1300 Hz

Gambar 9.7 Efek lebar-jalur terhadap isyarat digital
(Diadaptasi dari Stallings, 2000).
Gambar di atas memperlihatkan bahwa lebar jalur yang semakin kecil
akan menghasilkan kualitas isyarat digital yang semakin jelek (perbedaan 0
dan 1 menjadi kian sulit dideteksi).
Lebar-jalur berperan dalam hal mempengaruhi laju data. Namun, hal
penting yang perlu diketahui adalah bahwa dalam prakteknya penggunaan
lebar jalur yang besar akan meningkatkan biaya. Itulah sebabnya, dengan
alasan masalah ekonomis dan praktis, informasi digital dideteksi dengan
isyarat yang berlebar jalur terbatas. Namun, di sisi lain, pembatasan lebar jalur
62membawa dampak terciptanya distorsi. Distorsi ini membuat tugas untuk
menerjemahkan isyarat yang diterima menjadi sulit dan sebagai akibatnya data
menjadi lambat diterima.
Tabel 9.2 memperlihatkan frekuensi-frekuensi yang dialokasikan untuk
kegiatan komunikasi yang menggunakan gelombang radio. Adapun Gambar
9.8 memperlihatkan spektrum elektromagnetik yang mencakup gelombang
radio dan gelombang lainnya seperti inframerah dan ultraungu.
Tabel 9.2 Daftar frekuensi untuk komunikasi.
Frekuensi Keterangan Penggunaan
300 Hz – 3KHz ELF (Extremely Low
Frequency)
Komunikasi kapal selam
3 KHz – 30 KHz VLF (Very Low Frequency Percakapan manusia
30 Khz – 300 KHz LF (Low Frequency) Navigasi radio
300 KHz – 3 MHz MF (Medium Frequency) Navigasi radio
Radio AM
3 MHz – 30 MHz HF (High Frequency) Radio CB
30 MHz – 300 MHz VHF (Very High Frequency) Remote control untuk mainan
Navigasi pesawat terbang
Radio amatir
Siaran televisi VHF
Radio FM
300 MHz – 3 GHz UHF (Ultra High Frequency Telpon seluler
Telpon tanpa kabel
Transmisi
Mikrogelombang
Siaran televisi UHF
Radar
GPS
3 GHz – 30 GHz SHF (Super High Frequency) Komunikasi satelit
RADAR
Transmisi
Mikro gelombang
20 GHz – 300 GHz EHF (Extremely High
Frequency)
Radio amatir
Transmisi
mikro gelombang
Komunikasi satelit

Daya,
Suara
Komunikasi radio
Radio, mikrogelombang
Satelit
Cahaya
Inframerah
Cahaya
Ultraungu
Sinar
kosmik,
X, Gamma

Cahaya tampak

(430 –750 Thz)

Gambar 9.8 Spektrum elektromagnetik

635. Transmisi Serial Dan Paralel
Transmisi data dapat dibedakan menjadi dua macam, serial dan paralel.

a. Transmisi Serial
Pada transmisi serial, pada setiap waktu hanya 1 bit yang dikirimkan.
dengan kata lain, bit-bit dikirimkan secara bergantian, satu per satu. Model
transmisi seperti ini dijumpai pada hubungan antara komputer dan modem
atau pada hubungan antara komputer dan printer serial.

Pengirim Penerima
0 1 1 0 0 0 1 0

Gambar 9.9 Transmisi serial.

b. Transmisi Paralel
Pada transmisi paralel, sejumlah bit dikirimkan per waktu. Masing-
masing bit mempunyai jalur tersendiri, sebagaimana diperlihatkan pada
Gambar 9.10 Oleh karena sifatnya yang demikian, data yang mengalir
pada transmisi paralel jauh lebih cepat daripada pada transmisi serial.

P
E
N
G
I
R
I
M

1
1
0
1
1
0
0
1
1
1
0
1
1
0
0
1
P
E
N
E
R
I
M
A

Satu karakter

Gambar 9. 10 Pengiriman secara paralel.
Model transmisi seperti ini biasanya digunakan untuk komunikasi
jarak pendek. Misalnya, transmisi ke printer atau untuk komunikasi data
dua buah komputer.

6. Konfigurasi Jalur Komunikasi
Konfigurasi jalur komunikasi, yang menentukan cara menghubungkan
peranti-peranti yang hendak berkomunikasi, dapat dibedakan menjadi: titik-
ke-titik atau multititik.
• Titik-ke-titik (point-to-point) menghubungkan secara khusus dua buah
peranti yang hendak berkomunikasi. Model seperti ini dapat diterapkan
pada dua buah komputer yang berkomunikasi melalui kabel paralel;
misalnya untuk melakukan penyalinan berkas antara kedua komputer
64tersebut. Contoh yang lain yaitu pada komunikasi komputer dengan
printer melalui port paralel ataupun serial.
• Multititik (multipoint) menyatakan hubungan yang memungkinkan sebuah
jalur dapat digunakan oleh sejumlah peranti yang berkomunikasi. Model
seperti ini antara lain ditemukan pada jaringan yang menggunakan
topologi bus.

7. Arah Transmisi
Dua buah peranti yang berkomunikasi dapat memiliki salah satu dari
tiga kemungkinan arah transmisi: simplex, half duplex, dan full-duplex.
• Simplex menyatakan arah transmisi yang hanya memungkinkan isyarat
mengalir satu arah. Contoh yang umum tentang hal ini yaitu siaran
televisi, yang memancarkan isyarat dari stasiun televisi ke antena TV.
Pada keadaan ini, tak ada isyarat balik, yang berasal dari TV ke stasiun
TV. Hubungan antara peranti pembaca barcode dengan komputer
merupakan contoh lain yang menggunakan transmisi simplex.
• Half-duplex menyatakan hubungan dua arah yang hanya dapat dilakukan
secara bergantian. Arah transmisi seperti ini dapat dianalogikan dengan
sebuah jalan darurat yang bisa dilalui kendaraan dari dua arah tetapi tidak
secara bersamaan. Contoh komunikasi yang menggunakan model seperti
ini terdapat pada Walkie-Talkie atau CB. Fungsi pengirim dan fungsi
penerima harus dilakukan secara bergantian.
• Full-duplex menyatakan hubungan dua arah yang dapat dilakukan secara
bersamaan. Model seperti ini dapat dianalogikan dengan jalan dua arah.
Telpon merupakan contoh yang menggunakan arah transmisi seperti ini.

A

A

A

B

B

B
simplex
Half-duplex
Full-duplex

Gambar 9.11 Tiga model arah transmisi.

8. Mode Transmisi
Berdasarkan cara data dikirimkan dari satu peranti ke peranti yang lain
dan diterima oleh penerima, ada dua mode transmisi yang digunakan, yaitu
transmisi asinkron dan transmisi sinkron.
• Transmisi asinkron (asynchronous transmission) mengirimkan data per
karakter. Setiap karakter ditandai dengan bit pemulai (start bit), bit
pengakhir (stop bit), serta bit pemeriksa kesalahan. Oleh karena itu,
transmisi asinkron juga dinamakan transmisi start-stop. Bit pemulai
digunakan untuk memberitahu bahwa pengirim akan mengirimkan
sebuah karakter dan bit pengakhir menyatakan tanda bahwa sebuah
65karakter telah dikirimkan. Cara seperti ini lazim digunakan pada
mikrokomputer.
• Transmisi sinkron (synchronous transmission) mengirimkan data per blok
(sejumlah karakter). Pada bagian awal terdapat field SYN (synchronization)
yang berupa sebuah karakter untuk melakukan sinkronisasi. Berikutnya,
terdapat field STX (start-of-text) yang berupa karakter untuk menyatakan
bahwa karakter selanjutnya adalah data. Di akhir data, terdapat ETX (end-
of-text) yang berupa sebuah karakter untuk menyatakan akhir teks. Lalu,
BCC (block-check-character) digunakan untuk melakukan pemeriksaan
kesalahan.

Karakter Karakter
Bit
pemulai
Bit
pemeriksa
kesalahan
Bit
pengakhir
Bit
pemulai
Bit
pemeriksa
kesalahan
Bit
pengakhir
(a). Mode tranmisi asinkron

STX DATA SYN BCC ETX

(b). Mode tranmisi sinkron

Gambar 9. 12 Transmisi asinkron dan sinkron

9. Pensaklaran Rangkaian Dan Pensaklaran Paket
Hubungan antara dua buah simpul yang berkomunikasi di dalam suatu
jaringan dibentuk melalui pensaklaran (switching). Ada beberapa teknik yang
digunakan untuk melakukan pensaklaran: pensaklaran rangkaian, pensaklaran
paket, dan pensaklaran paket cepat.

a. Pensaklaran Rangkaian (Circuit Switching)
Teknik ini digunakan pada jaringan telepon. Hubungan komunikasi
antara dua orang tidak dibentuk secara permanen, melainkan dibentuk
melalui pusat pensaklaran (switching center) atau yang biasa disebut
sentral telepon otomat, yang menghubungkan satu simpul dengan simpul
lainnya hanya pada saat ada permintaan hubungan. Rangkaian yang
terbentuk ini tersedia selama hubungan masih berlangsung dan akan
terputus kalau salah satu pihak menghentikan hubungan. Gambar 10.18
memperlihatkan keadaan pensaklaran rangkaian. Tampak bahwa A dapat
dihubungkan ke C dan B dihubungkan ke D dengan mengatur saklar pada
masing-masing pusat pensaklaran.

66
A
B
C
D

Hubungan terbentuk
Jika ada pangilan
Pusat pensaklaran Hubungan tetap

Gambar 9.13 Ilustrasi pensaklaran rangkaian.
Keuntungan pensaklaran rangkaian adalah dapat menghilangkan
kebutuhan alamat simpul pengirim dan simpul penerima setelah
hubungan terbentuk.

b. Pensaklaran Paket (Packet Switching)
Teknik ini mengirimkan data ke media transmisi dalam bentuk
kumpulan paket. Setiap paket dikirimkan secara terpisah dan dapat
melalui sejumlah simpul. Dalam hal ini setiap simpul dapat menyimpan
paket dan kemudian meneruskan paket tersebut ke simpul lainnya. Di
bagian penerima, paket-paket yang diterima dirakit kembali sehingga
diperoleh data seperti keadaan asal pada pengirim.

Mula-mula pesan
dipecah menjadi
beberapa paket
Simpul yang mampu menyimpan
dan meneruskan paket
Pengirim Penerima
Paket yang diterima
akan dirakit kembali

Gambar 9.14 Proses pengirirnan pesan dengan pensaklaran paket.
Standar untuk pensaklaran paket yaitu X.25, yang ditetapkan oleh CCITT.

c. Pensaklaran Paket Cepat (Fast Packet Switching)
Dua teknologi terbaru dari pensaklaran paket yaitu frame relay dan cell
relay. Kedua teknologi ini merupakan pengembangan dari pensaklaran
paket tradisional dan disebut sebagai pensaklaran paket cepat karena
mendukung kecepatan yang lebih tinggi daripada pensaklaran paket
tradisional.
Frame Relay
Jika X.25 mendukung sebuah paket dengan ukuran sampai 4.098 byte,
frame relay mendukung hingga 9.000 byte dan dengan sedikit pemeriksaan
kesalahan.
67
Open
Flag
Field
Address
Data Field
(sampai 9000 byte)
Error
Ctrl
Close
Flag

Gambar 9.15 Paket frame relay.
Frame relay mendukung kecepatan hingga 2,048 Mbps. Cell Relay
Cell relay
Call relay lebih dikenal dengan sebutan ATM (asynchronous transfer
mode). Teknik ATM dirancang untuk menangani pengiriman paket dengan
kecepatan di atas 1,544 Mbps. ATM menggunakan paket berukuran kecil
(53 byte) dan disebut sel. Setiap sel memiliki 48 byte data dan 5 byte untuk
pengontrolan.

Header
(5 byte)
Data
(48 byte)

Gambar 9.16 Paket cell relay (ATM)
ATM digunakan sebagai teknologi untuk B-ISDN (broadband integrated
services digital network). Oleh karena itu ATM dapat digunakan untuk
pengiriman multimedia.

Data multimedia
Pengirim Penerima
Paket Video
Paket Suara
Paket Teks

Gambar 9.17 Proses pengiriman pesan dengan pensaklaran paket.

10. Multiplexing
Multiplexing adalah proses untuk mengirimkan sejumlah isyarat melalui
suatu media transmisi. Secara teknis proses ini dapat dilakukan melalui teknik
yang disebut FDM dan TDM.
• FDM (Frequency-division multiplexing) diterapkan pada media
komunikasi yang broadband (jalur-lebar), yaitu media komunikasi yang
memungkinkan sejumlah saluran dibentuk. Melalui teknik ini, data, video,
dan suara dapat dilewatkan ke media transmisi secara serentak.
• TDM (Time-division multiplexing) biasa digunakan pada media transmisi
yang memiliki sifat baseband (jalur sempit), yaitu media transmisi yang
hanya memiliki satu jalur. Pada transmisi seperti ini, setiap peranti yang
berkomunikasi mendapat slot waktu yang digunakan untuk mengirimkan
data. Data masing-masing komputer mengalir pada media transmisi
secara bergantian.
Dalam prakteknya, TDM dan FDM juga dapat dikombinaksikan pada
media transmisi broadband.
Peranti yang digunakan untuk multiplexing dapat berupa: front-end
processor, multiplexer, dan concentrator.
68• Front-end processor berupa suatu komputer yang ditujukan secara khusus
untuk pengelolaan komunikasi dan dipasangkan ke komputer utama (host)
pada sistem mainframe.
• Multiplexer adalah peranti yang memungkinkan sebuah media transmisi
dapat dipakai untuk melewatkan data oleh sejumlah sumber secara
serentak.
• Concentrator adalah komputer yang digunakan untuk mengumpulkan dan
menyimpan pesan-pesan secara sementara yang berasal dan sejumlah
terminal sampai pesan-pesan tersebut slap untuk dikirimkan secara
serentak ke host.

11. Media Transmisi
Media transmisi, dikenal juga dengan sebutan media komunikasi, adalah
media yang digunakan sebagai penghubung antara pengirim dan penerima,
untuk melintaskan isyarat. Media seperti ini dapat dibagi menjadi dua
kelompok, yaitu:
1) media berkabel (bounded media/guided media/hard media), dan
2) media tak berkabel (wireless media/unbounded media/unguided media/soft
media).

Media
Tranmisi
Media
Berkabel
Media
Tak Berkabel

Gambar 9.18 Jenis media transmisi.

a. Media Berkabel
Media berkabel menyatakan media transmisi yang menghubungkan
pengirim dan penerima yang secara fisik berupa kabel. Yang termasuk
media kategori ini:
• kabel pasangan terpilin (twisted pair),
• kabel koaksial (coaxial cable atau coax), dan
• kabel serat optik.
Kabel Pasangan Terpilin
Kabel pasangan terpilin (twisted-pair cable) biasa disebut kabel telepon,
karena kabel ini biasa dipakai sebagai penghubung pesawat telepon
dengan jalur telpon. Setiap dua kabel (disebut sepasang) saling dipilin
dengan tujuan untuk mengurangi interferensi elektromagnetik terhadap
kabel lain atau terhadap sumber eksternal. Kabel ini umumnya terdiri atas
2 atau 4 pasang kabel yang diselubungi dengan penyekat (insulator).
Macam kabel pasangan terpilin:
• UTP (unshielded twisted pair) dan
• STP (shielded twisted pair).
69T embaga
Pe n y e ka t
Pe l i n d u n g
dari logam
Pe n u t u p
dari logam

Gambar 9.19 Kabel UTP.

Gambar 9.20 Kabel STP.
Kabel STP kurang populer dibandingkan UTP. Kabel ini
diperkenalkan pertama kali oleh IBM pada awal tahun 1980-an. Kobe,
dipakai pada instalasi IBM, pada jaringan token-ring. Harga STP lebih
mahal daripada harga UTP, tetapi mampu mengurangi interfensi dengan
lebih baik (karena pelindung yang melingkupi pasang terpilin berperan
mengurangi interferensi). Adapun UTP sangat karena murah dan mudah
dipasang.
Saat ini UTP biasa digunakan pada LAN (local area network kecepatan
10 dan 100 Mbps. Adapun kategori UTP menurut E Electronics
Industries Association) sendiri ada 5 macam, seb2 tercantum pada Tabel
9.3 (Forouzan, 2003, hal. 81).
Tabel 9.3 Kategori UTP.
Kategori Keterangan
Kategori 1 Kabel pasangan terpilin yang awalnya digunakan pada sistem
telepon. Hanya cocok untuk untuk suara.
Kategori 2 Kabel pasangan terpilin dengan kualitas yang lebih baik. Dapat
dipakai untuk suara maupun komunikasi data berkecepatan rendah.
Kategori 3 Mensyaratkan jumlah minimal puntiran adalah 3 per satu kaki.
Dapat dipakai untuk komunikasi data sampai 10 Mbps. Saat ini
menjadi standar untuk sistem telepon
Kategori 4 Dapat digunakan untuk pengiriman data sampai 16 Mbps.
Kategori 5 Digunakan untuk pengiriman data sampai 100 Mbps.
Beberapa spesifikasi UTP yang lain:
• 100BaseT
merupakan spesifikasi yang dihasilkan oleh Fast Ethernet Alliance
kepada IEEE. Spesifikasi ini mendefinisikan implementasi Ethernet
berkecepatan 100 Mbps dengan menggunakan kabel pasangan
terpilin Kategori 5 sebanyak dua pasang pads jarak 100 m.
• 100BaseVG
100BaseVG merupakan usulan yang diajukan oleh Hewlett Packard
dan AT&T yang diterapkan pada jaringan berkecepatan 100 Mbps,
dengan konfigurasi bintang (star), menggunakan 4 pasang kabel UTP.
VG berasal dari “Voice Grade”.
70Kabel Koaksial
Kabel koaksial mengandung penghantar yang terbuat dari tembaga
pada bagian inti. Penghantar ini diselubungi dengan penyekat (insulator).
Penyekat ini diselubungi dengan anyaman kawat. Selanjutnya, anyaman
kawat ini dibungkus dengan penyekat. Bentuk irisan kabel koaksial dapat
dilihat pada gambar berikut.

T embaga
Pe n y e ka t
Penghantar
bagian luar
Pla st ik

Gambar 9.21 Kabel koaksial.
Kabel koaksial biasa digunakan untuk koneksi jaringan lokal
(LAN), koneksi TV kabel, dan antena TV. Kecepatan data berkisar
antara 100 Mbps sampai 2,4 Gbps.
Jenis jenis kabel koaksial:
• RG-8, digunakan untuk Thick Ethernet.
• RG-9, digunakan untuk Thick Ethernet.
• RG-11, digunakan untuk Thick Ethernet.
• RG-58, digunakan untuk Thin Ethernet.
• RG-59, digunakan untuk televisi.

Kabel Serat Optik
Berbeda dengan kabel pasangan terpilin dan koaksial (yang
menggunakan isyarat listrik), kabel serat optik membawa isyarat data
dalam bentuk berkas cahaya. Kabel ini biasa digunakan pada LAN
berkecepatan gigabit per detik. Perlu diketahui, cahaya dapat mengalir
dengan kecepatan 300.000 km/detik dalam ruang hampa. Kecepatan
cahaya dalam media transmisi tergantung pada kepadatan media. Semakin
padat, semakin lambat.

Sistem transmisi optik memiliki tiga komponen:
• sumber cahaya,
• media transmisi, dan
• detektor cahaya.
Sumber cahaya dapat berupa LED (light emitting diode) ataupun laser
(ILD/injected laser diode). Perbedaan kedua sumber cahaya ini dapat dilihat
pada Tabel 9.4 (Tanenbaum, 1997). Sumber cahaya melakukan konversi
isyarat listrik yang berasal dari pengirim menjadi berkas cahaya, yang
kemudian dilintaskan pada media transmisi. Detektor dipasang pada
ujung penerima untuk menangkap cahaya. Detektor cahaya berupa
fotodiode atau fototransistor, yang berfungsi untuk mengubah cahaya
menjadi isyarat listrik.
71Kabel serat optik menyerupai kabel koaksial. tetapi tanpa
diselubungi dengan anyaman kawat halus. Bagian tengah kabel (disebut
inti) berupa kaca yang digunakan untuk melewatkan cahaya. Inti ini
diselubungi oleh lapisan kaca yang biasa disebut cladding. Indeks refraktif
cladding lebih rendah daripada inti. Sebagai akibatnya, cahaya yang
memantul ke cladding akan dipantulkan kembali ke inti. Bagian cladding
dilapisi oleh jaket pelindung. Pada prakteknya, sejumlah serat optik
dikemas menjadi sebuah kabel dan dibungkus dalam sarung.

Inti(ka c a)
Cladding
(kaca)
Sa r u n g

Gambar 9.22 Kabel serat optik.
Saat ini terdapat tiga teknologi serat optik:
• multimode step-index,
• multimode graded-index, dan
• single-mode.
Pada serat optik yang multimode, cahaya dapat dipantulkan dengan
sudut yang berbeda-beda. Transmisi multimode step-index merupakan
teknologi yang paling dulu muncul. Karena keterbatasan panjang kabel,
kabel berteknologi multimode step-index biasa dipakai dalam gedung. Kabel
berteknologi multimode graded-index lebih fleksibel dalam hal panjang,
sehingga cocok digunakan pada lingkungan yang terdiri atas beberapa
gedung atau dalam sebuah kampus yang besar.
Pada mode tunggal (single-mode), cahaya dipancarkan dengan arah
yang lurus (tanpa pantulan). Teknologi ini cocok untuk jarak jauh.
Tabel 9.5 memperlihatkan perbedaan ketiga mode serat optik.
Keuntungan kabel serat optik dibandingkan dengan kedua kabel
pendahulunya:
• Memiliki lebar jalur yang lebih besar. Dengan demikian kabel serat
optik menangani volume data yang besar atau mendukung kecepatan
yang tinggi.
• Lebih ringan dan lebih kecil.
• Tidak terinterferensi oleh elektromagnetik dan tidak terjadi cakap-
silang antarserat optik.
Keuntungan lainnya adalah dalam keamanan, karena kabel serat
optik sulit untuk disadap (tetapi hal ini sekaligus menjadi suatu
kelemahan, karena penyambungan tidak mudah dilakukan). Namun dari
segi biaya kabel serat optik jauh lebih mahal. Begitu juga ongkos
instalasinya, karena diperlukan teknisi spesialis yang masih langka.
Standar serat optik adalah FDDI dan SONET. FDDI (Fibre
Distributed Data Interface) merupakan standar dari ANSI (American National
Standards Institute), yang mendefinisikan LAN berkecepatan 100 Mbps.
72Teknologi yang digunakan adalah serat multimode 50/125, G2.5/125,
atau 85/125. Standar SONET (Synchronous Optical Network) dibuat oleh
ECSA (Exchange Carriers Standard Association) menggunakan jenis single-
mode.

b. Media Tak Berkabel
Media tak berkabel adalah media transmisi yang tidak menggunakan
kabel. Termasuk dalam media ini yaitu:
• mikrogelombang (microwave),
• satelit,
• gelombang radio, dan
• inframerah.
Mikrogelombang
Mikrogelombang adalah bentuk gelombang radio yang
menggunakan frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz), meliputi kawasan
UHF, SHF, dan EHF. Mikrogelombang biasa disebut transmisi garis-
pandang disebabkan antara pengirim dan penerima harus dalam garis-
pandang. Sifat ini didasarkan karakteristik frekuensi yang digunakan. Perlu
diketahui, gelombang dengan frekuensi di atas 100 MHz akan menjalar
dengan arah lurus. Jarak transmisi biasanya terbatas pada 20-30 kilometer
karena faktor kelengkungan bumi. Jika lebih dari jarak tersebut. perlu
penambahan repeater.
Transmisi mikrogelombang dapat menyediakan transmisi berganda
dengan kecepatan hingga 50 Mbps.
Mikrogelombang banyak dipakai di lingkungan MAN (Metropolitan
Area Network) dan pada warnet (warung Internet), yakni untuk
menghubungkan warnet dan penyedia layanan Internet (ISP).
Kekurangan mikrogelombang, selain biaya instalasinya mahal, yakni
sangat rentan terhadap hujan, cuaca, dan bahkan terpengaruh oleh
pesawat terbang yang sedang melintas. Jika antara kedua menara terdapat
gedung yang tinggi pada masa mendatang, hal ini akan menjadi masalah
yang besar, karena pancaran mikrogelombang menjadi terhalang.
Satelit
Satelit sebenarnya juga menggunakan mikrogelombang. Dalam hal
ini satelit bertindak sebagal stasiun relai yang berada di angkasa, dengan
ketinggian kira-kira 480 – 22.000 mil di atas permukaan bumi. Satelit ini
mengitari bumi per 24 jam. Sebagai akibatnya, seolah-olah satelit sebagai
objek yang menetap di atas bumi. Tabel 9.6 memperlihatkan tiga jenis
satelit berdasarkan orbitnya. Satelit (meialui peranti yang disebut
transponder, yang bertindak sebagai penerima, penguat, dan sekaligus
pengirim) menangkap isyarat Yang berasal dari stasiun bumi pengirim dan
kemudian memancarkan kembali ke stasiun bumi penerima. Umumnya,
satelit memiliki sejumlah kanal, dengan masing-masing kanal memiliki
kapasitas untuk menangani lebih dari 1,544 Mbps (Gelber, 1997). Yang
menarik, hanya dengan tiga buah satelit dengan posisi 120° terhadap yang
lain, komunikasi di seluruh penjuru bumi bisa dijangkau. Hat ini berlaku
untuk jenis GEO.

73Tabel 9.6 Jenis satelit berdasarkan posisi orbit.
Jenis Keterangan
GEO (geostationary earth orbit) 22.300 mil tepat di atas garis katulistiwa
MEO (medium earth orbit) 6.000 mil di atas garis katulistiwa
LEO (Low earth orbit) 400-1000 mil di atas permukaan bumi
HEO (highly elliptical orbit) Jenis orbit ini dikembangkan oleh
Sovyet(Rusia)

Stasiun pengirim Stasiun penerima
Satelit
Bumi
22.300 m

Gambar 9.23 Komunikasi satelit.
CCITT merancang sepasang jalur frekuensi untuk melakukan
koneksi via satelit. Jalur pertama dipakai untuk mengirim (disebut uplink)
dan jalur kedua digunakan untuk menerima (disebut downlink).
Jangkauan frekuensi untuk transmisi satelit dapat dilihat pada Tabel 9.7.

Tabel 9.7 Jalur frekuensi menurut CCITT.
Jalur Pengiriman (Uplink) Penerimaan (Downlink)
C 5.925-6.425 GHz 3,7-4,2 GHz
Ku 14.0-14,5 GHz 11,7-12,2GHz
Ka 27,5-31,0 GHz 17,7-21,2 GHz
Selain biaya yang mahal, kelemahan satelit adalah dalam hal waktu
tunda, yang diakibatkan oleh lama berpindahnya isyarat dari stasiun bumi
ke satelit dan dari satelit ke stasiun bumi. Waktu tunda sekitar 1/3 detik
untuk GEO. Selain itu, data yang ditransmisikan perlu diamankan dari
para penyadap, sebab dengan penyetelan pada frekuensi yang tepat,
penyadap dapat mengambil informasi tanpa terdeteksi.
Satelit sangat cocok digunakan untuk komunikasi data jarak jauh,
terutama pada daerah-daerah yang cakupannya luas dan infrastruktur
jaringan telepon belum tersedia. Selain itu, satelit juga dapat mendukung
mobilitas pemakai. Pemakai dapat bergerak ke mana saja saat mengirim
atau menerima isyarat melalui satelit.
Kendalanya, biaya investasi sangat mahal (menyangkut peluncuran
satelit serta biaya untuk peralatan stasiun bumi). Oleh karena itu,
operasional tansmisi satelit lazim dilakukan dengan cara sewa. Antena
74yang digunakan relatif kecil dan disebut VSAT (very small aperture terminal).
Model seperti ini biasa digunakan pada ATM (Anjungan Tunai Mandiri).
Salah satu aplikasi yang menggunakan satelit adalah GPS (global
positioning system). GPS adalah kumpulan dari 24 satelit yang mengitari
bumi dan secara terus-menerus mengirimkan isyarat yang memungkinkan
pemakai dapat menentukan posisi tempat is sedang berada. Dalam hal
ini, pemakai perlu menggunakan alat penerima GPS (GPS receiver) yang
berukuran kecil (dapat digenggam tangan). Alat ini mengambil isyarat
dari empat buah satelit untuk menentukan posisi pemakai dengan
keakuratan antara 3 sampai dengan 60 kaki.
Sejauh ini GPS dipakai untuk berbagai keperluan; misalnya sebagai
alat bantu untuk pemetaan lokasi. melacak mobil yang hilang, dan sebagai
system navigasi kendaraan.

Gelombang Radio
Transmisi dengan gelombang radio dapat digunakan untuk
mengirimkan suara ataupun data melalui udara. Kelebihan transmisi
dengan gelombang radio adalah pengiriman isyarat dapat dilakukan
dengan sembarang posisi (tidak harus lurus seperti pada
mikrogelombang) dan dimungkinkan dengan posisi yang bergerak.
Frekuensi yang digunakan berkisar antara 3 KHz sampai dengan 300
GHz. Dalam hal ini, mikrogelombang juga tercakup.
Contoh yang menggunakan transmisi gelombang radio adalah sistem
pager dan telepon seluler.
• Pager. Pager atau radio panggil adalah peranti etektronik berukuran
kecil yang dapat digunakan untuk menerima pesan tertulis.
Pengiriman pesan dilakukan melalui telepon, dengan cara
menghubungi operator pager. Selanjutnya, operator akan
mengirimkan pesan ke pager.
• Telpon seluler. Generasi pertama telepon seluler dikenal dengan
nama IG (first generation). Isyarat masih dalam bentuk analog,
menggunakan jalur 824-894 MHz. Generasi kedua (2G) mendukung
layanan tanpa kabei berbentuk digital, dengan kecepatan 14.4 Kbps.
Meskipun relatif pelan, generasi ini dapat digunakan untuk
mengakses e-mail dan halaman Web (via teknologi WAP/Wireless
Application Protocol). Generasi ketiga (3G) dan keempat (4G) dalam
taraf pengembangan saat buku ini ditulis. Generasi ketiga
menggunakan standar GSM dengan kecepatan sampai 2. Mbps dan
dapat digunakan untuk mengirimkan video, gambar diam, dan suara,
sedangkan generasi keempat dirancang untuk melewatkan data
dengan kecepatan sampai 100 Mbps.
Tabel 9.8 memperlihatkan sejumlah teknologi generasi ketiga yang
digunakan untuk melayani komunikasi digital tanpa kabel untuk jarak
jauh, sedangkan Tabel 9.9 memperlihatkan dua buah standar yang dipakai
untuk komunikasi tanpa kabel berjarak dekat.

75 Tabel 9.8 Teknologi komunikasi digital tanpa kabel jarak jauh
(generasi ketiga)
Teknologi Spektrum Frekuensi
TDMA (Time Division Multiple
Acces)
800-1900 MHz
GSM (Global System for Mobile
Communications)
• GSM 400: 450,4 s/d 457,6 MHz
berpasangan dengan 460,4 s/d
467,6 MHz
• GSM 900: 880 s/d 915 MHz
berpasangan dengan 925 s/d
960 MHz
• GSM 1800: 1710 s/d 1785 MHz
berpasangan dengan 1805
s/d1880 MHz
• GSM 1900: 1850 s/d 1910 MHz
berpasangan dengan 1930
s/d1990 MHz
CDMA (Code Division Multiple
Access)
800-1900 MHz
DEN (Integrated Digital Enhanced
Network)
800 MHz

TDMA bekerja alas dasar pembagian waktu pada suatu saluran
frekuensi. Ketika sebuah peranti tanpa kabel berkomunikasi dengan
jaringan TDMA, peranti ini mendapatkan posisi waktu tertentu dalam
saluran radio. Mengingat sejumlah pemakai menggunakan slot waktu
yang berbeda pada sebuah saluran, jaringan TDMA dapat digunakan oleh
banyak orang.
GSM sebenarnya menggunakan TDMA pula. Teknologi ini
menggunakan jalur dengan lebar 200 KHz untuk menangani 8 pemakai.
CDMA memungkinkan sebuah saluran digunakan oleh beberapa
pemakai dengan cara pads masing-masing pemanggilan dilengkapi
dengan suatu kode yang bersifat unik.

Tabel 9.9 Teknologi komunikasi digital tanpa kabel jarak dekat.
Standar Frekuensi Jangkauan Kecepatan
Bluetooth 2,45 GHz S/d 30 kaki 1 Mbps
WiFi 2,45 GHz S/d 300 kaki 5,5-11 Mbps
HomeRF 2,4 GHz S/d 150 kaki 70 Kbps – 2
Mbps

Bluetooth dirancang untuk menggantikan kabel yang
menghubungkan PC ke printer clan PDA atau telepon tanpa kabel.
WiFi dirancang agar mesin-mesin dalam kantor berkomunikasi
dengan kecepatan tinggi dan berbagi hubungan Internet dengan jarak
sampai 300 kaki. Standar ini dikenal dengan sebutan IEEE 802.1b.
HomeRF merupakan teknologi yang dirancang untuk menghu-
bungkan PC-PC dalam rumah dengan jarak sampai 150 kaki.
76Transmisi Inframerah
Inframerah biasa digunakan untuk komunikasi jarak dekat, dengan
kecepatan dapat mencapai 4 Mbps. Penggunaan yang umum yaitu untuk
pengendalian jarak jauh (remote control) terhadap televisi dan peralatan
audio-video. Kini inframerah juga diterapkan sebagai media transmisi
pada jaringan lokal (LAN). Aplikasi inframerah yang paling umum yaitu
untuk menghubungkan mouse tanpa kabel ke komputer.
Keuntungan inframerah:
• inframerah mudah dibuat.:an murah.
• Kebal terhadap interferensi radio dan elektromagnetik.
• Menyediakan lebar -jalur yang besar.
• Instalasi mudah.
• Mudah untuk dipindah-pindahkan.
• Tak perlu lisensi atau izin pemerintah.
• Keamanan inframerah lebih tinggi daripada gelombang radio.
Kelemahannya:
• Jarak terbatas. Namun sudah terdapat teknologi yang mampu
mentransmisikan hingga 3 km.
• Infra merah tak dapat menembus dinding (tetapi hal ini juga sekaligus
menjadikan suatu kelebihan, yang berarti bahwa inframerah dalam
sebuah ruangan tidak mengganggu inframerah pada ruangan yang
lain).
• Harus ada lintasan lurus dari pengirim dan penerima
• Tidak dapat digunakan di luar ruangan, karena akan terganggu oleh
cahaya matahari.

12. Jaringan Komputer
Jaringan komputer (computer network) atau seeing disingkat jaringan
saja adalah hubungan dua buah simpul (umumnya berupa komputer) atau
lebih yang ditujukan untuk melakukan pertukaran data atau untuk melakukan
bagipakai perangkat lunak. perangkat keras, dan bahkan berbagi kekuatan
pemrosesan. Berikut adalah penjelasan tentang manfaat penggunaan jaringan
komputer:
• Berbagi perangkat keras
Perangkat keras semacam hard disk, printer, CD-ROM drive, dan
bahkan modem dapat digunakan oleh sejumlah komputer tanpa perlu
melepas dan memasang kembali. Peranti cukup dipasang pada sebuah
komputer atau dihubungkan ke suatu peralatan khusus dan semua
komputer dapat mengaksesnya. Cara seperti ini dapat menghemat biaya.
• Berbagi program atau data
Program ataupan data dimungkinkan untuk disimpan pada sebuah
komputer yang bertindak sebagai server (yang melayani komputer-
komputer yang akan membutuhkan data atau program). Cara seperti ini
memungkinkan sebuah perusahaan membeli sebuah perangkat lunak
seperti pengolah kata dan dipasang di server. Lalu, semua orang yang
memerlukannya dapat mengakses program tersebut. Cara seperti ini lebih
menghemat biaya daripada kalau membeli pengolah kata untuk setiap
komputer. Penempatan data pada sebuah server juga memberikan
77keuntungan: antara lain menghindari duplikasi data dan
ketidakkonsistenan. Data disimpan secara terpusat pada sebuah
komputer, bukan pada setiap komputer pemakai sehingga tidak terjadi
duplikasi data. Setiap perubahan pada suatu data oleh seseorang akan
segera bisa diketahui oleh orang lain. Dengan cara seperti ini data selalu
dalam keadaan terbaru. Perlu diketahui, ketidak-konsistenan terjadi jika
data yang sama disimpan pada tempat berbeda dan suatu ketika
perubahan pada satu lokasi tidak diikuti dengan perubahan pada lokasi
yang lain.
• Mendukung kecepatan berkomunikasi
Dengan adanya dukungan jaringan komputer, komunikasi dapat
dilakukan lebih cepat. Para pemakai komputer dapat mengirimkan
surat elektronis dengan mudah dan bahkan dapat bercakap-cakap
secara langsung melalui tulisan (chating) ataupun telekonferensi.
• Memudahkan pengaksesan informasi
Jaringan komputer memudahkan pengaksesan informasi. Seseorang
dapat bepergian ke mana saja dan tetap bisa mengakses data yang
terdapat pada server ketika ia membutuhkannya. Pertumbuhan
Internet, salah satu implementasi jaringan terbesar di dunia,
memungkinkan segala informasi yang ada di dunia dapat dengan
mudah didapatkan. Siapapun dapat membaca berita tentang hari ini,
hasil riset, atau bahkan katalog-katalog yang berisi penawaran barang.

13. Klasifikasi Jaringan Komputer
Ditinjau dari rentang geografis yang dicakup oleh suatu jaringan, jaringan
biasa dibagi menjadi 3 jenis: LAN, MAN, dan WAN.

a. Local Area Network (LAN)
LAN adalah jaringan komputer yang mencakup area dalam satu
ruang, satu gedung, atau beberapa gedung yang berdekatan. Sebagai
contoh, jaringan dalam satu kampus yang terpadu atau di sebuah lokasi
perusahaan tergolong sebagai LAN.

Printer
Print
server
Printer
Server
Ruang Server Ruang Lab

Gambar 9. 24 Jaringan lokal atau LAN.
LAN umumnya menggunakan media transmisi berupa kabel (UTP, kabel
koaksial, ataupun serat optik. Namun ada juga yang tidak menggunakan
kabel dan disebut sebagai Wireless LAN (WLAN) atau LAN tanpa kabel.
Kecepatan LAN berkisar dari 10 Mbps sampai 1 Gbps.
Menurut tipenya, LAN dapat berupa client/server atau peer-to-peer.
78• Client/server adalah suatu model jaringan yang memiliki client dan
server. Client adalah komputer yang meminta layanan (bisa berupa
data atau perangkat keras seperti printer), sedangkan server adalah
komputer yang bertindak untuk melayani permintaan client. Fungsi
server sendiri sebenarnya berupa perangkat lunak yang dijalankan
pada perangkat keras yang umumnya berupa komputer. Beberapa
contoh fungsi server yaitu file server, print server, web server, dan maul
server. File server menangani berkas yang dapat diakses oleh client.
Print server bertindak sebagai pengontrol printer yang dapat digunakan
oleh client. Web server menangani halaman-halaman Web yang
dapat diakses oleh browser. Mail server menangani surat elektronis.
• Peer-to-peer menyatakan model jaringan yang memberikan
kedudukan yang sama terhadap semua komputer. Tak ada yang
bertindak sebagai server ataupun client secara eksplisit. Oleh karena
itu tidak ada media penyimpan yang bersifat global; dalam arti
dipakai oleh sejumlah komputer. Pada model seperti ini, dua
komputer dapat berhubungan secara langsung tanpa bergantung
pada server. Model ini lebih murah daripada client/server, tetapi
hanya dapat berjalan efektif kalau jumlah komputer tidak lebih dari
25 buah (Williams dan Sawyer, 2003, hal. 297).

Se r v e r
Client

(a). client/server (b) peer-to-peer

Gambar 9.25 Perbedaan jaringan client/server dan peer-to-peer.

b. Metropolitan Area Network (MAN)
MAN adalah jaringan yang mencakup area satu kota atau dengan
rentang sekitar 10-45 km. Jaringan yang menghubungkan beberapa bank
yang terletak dalam satu kota atau kampus yang tersebar dalam beberapa
lokasi tergolong termasuk sebagai MAN. Jaringan seperti ini umumnya
menggunakan media transmisi dengan mikrogelombang-atau gelombang
radio. Namun, ada juga yang menggunakan jalur sewa (leased line).

c. Wide Area Network (WAN)
Jaringan yang mencakup antarkota, antarprovinsi, antarnegara, dan
bahkan antarbenua disebut aengan WAN. Contoh WAN adalah jaringan
yang menghubungkan ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Contoh lain
adalah Internet.

7914. Topologi Jaringan
Topologi jaringan menyatakan susunan komputer secara fisik dalam
suatu jaringan. Berbagai kemungkinan topologi: bintang, cincin, bus, pohon,
lengkap, dan tak beraturan. Empat topologi yang umum dipakai pada LAN
yaitu bintang, cincin, bus, dan pohon.

a. Topologi Bintang (Star)
Hub
Pada topologi ini terdapat komponen yang bertindak sebagai pusat
pengontrol. Semua simpul yang hendak berkomunikasi selalu melalui
pusat pengontrol tersebut. Dalam hal ini, pusat pengontrol berupa hub
atau swicth.

Gambar 9.26 Topology bintang.

Kelebihan topologi bintang:
• Mudah dikelola dan dihubungkan (penyebab kegagalan mudah untuk
diketahui).
• Kegagalan pada sebuah komputer tidak berpengaruh pada seluruh
jaringan.
Kelemahan topologi bintang:
• Kegagalan pada pusat pengontrol akan menyebabkan kegagalan
jaringan secara keseluruhan.
• Jika pusat pengontrol berupa hub (bukan berupa switch),
• kecepatan transmisi menjadi lambat.

b. Topologi Cincin (Ring)
Topologi cincin mirip dengan topologi bus. Informasi dikirim oleh
sebuah komputer akan dilewatkan ke media transmisi, melewati satu
komputer ke komputer berikutnya.

Gambar 9.27 Topologi cincin.
80

Gambar 9.28 Topologi bus.
Kelemahan topologi cincin terletak pada kegagalan salah satu simpul.
Jika ada satu saja simpul yang mengalami kegagalan, maka semua
hubungan terputus. Pada topologi bus, kegagalan pada simpul (bukan
pada bus) tidak mempengaruhi simpul yang lain.

c. Topologi Bus
Pada topologi ini semua simpul (umumnya komputer) dihubungkan
melalui kabel yang disebut bus. Kabel yang digunakan adalah kabel
koaksial. Jika seorang pemakai mengirimkan pesan ke seorang pemakai
lain maka pesan tersebut akan melalui bus. Setiap komputer perlu
membaca alamat dalam pesan. Sekiranya alamat pada pesan cocok dengan
alamat komputer pembaca, komputer tersebut akan segera mengambil
pesan tersebut.
Topologi bus mempunyai kelemahan:
• Jika kabel utama (bus) putus, maka semua komputer tidak bisa saling
berhubungan.
• Jika kabel utama sangat panjang dan terdapat gangguan, pencarian
penyebab masalah menjadi sangat sulit
• Jika banyak komputer yang aktif (mengirimkan pesan) akan sering
terjadi tabrakan sehingga mengakibatkan kecepatan pengiriman data
menjadi berkurang.
Kelebihan topologi bus:
• Instalasi mudah.
• Biaya murah.
Topologi bus biasa digunakan untuk LAN dengan jumlah komputer yang
sedikit. Misalnya, dapat digunakan pada warnet.

d. Topologi Pohon
Topologi pohon sebenarnya merupakan pengembangan dari topologi
bintang, dengan salah satu simpul menjadi pengontrol bagi sejumlah
simpul yang berada di bawahnya. Contoh model ini diperlihatkan pada
Gambar 9.29

.

81
Hub
Hub

Gambar 9.29 Topologi pohon.
Topologi ini biasa digunakan pada LAN mengingat kemudahan
untuk melakukan ekspansi dan mengurangi keruwetan kabel. Dengan
menggunakan sebuah hub tambahan, sejumlah komputer (atau peranti
yang lain) dapat dihubungan dengan mudah.

15. Protokol Komunikasi
Protokol komunikasi atau biasa disebut protokol saja adalah suatu
tatacara yang digunakan untuk melaksanakan pertukaran data (pesan) antara
dua buah sistem dalam jaringan. Dalam hal ini kedua sistem bisa saja berbeda
sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem
hingga pada masalah koneksi listrik.
Standar protokol yang terkenal yaitu OSI (Open System
Interconnecting) yang ditentukan oleh ISO (International Standard
Organization). Standar OSI ini mendefinisikan 7 lapisan. Pada model ini
pemakai berinteraksi dengan sistem melalui aplikasi yang beroperasi, pada
lapisan aplikasi. Selanjutnya aplikasi diproses melalui lapisan demi lapisan,
hingga ke lapisan terbawah yang menghubungkan dua buah sistem secara
fisik.

16. Interkoneksi Antarjaringan
Interkoneksi antarjaringan menyatakan hubungan antara dua buah
jaringan atau lebih. Untuk melakukan interkoneksi antar-jaringan diperlukan
peranti-peranti khusus seperti hub, repeater, bridge, atau router.
a. Repeater
Repeater adalah peranti yang berfungsi untuk memulihkan isyarat
yang agak cacat. Biasa digunakan pada jaringan bertopologi bus atau
cincin untuk memperpanjang jangkauan jaringan.

82
Re p e a t e r

Gambar 9.30 Repeater menghubungkan dua jaringan bertopologi bus.

b. Bridge
Bridge diperlukan untuk menghubungkan dua buah LAN yang
bertopologi berbeda (misalnya bus dan cincin). Kelebihan peranti ini
adalah menjadikan lalu lintas lokal masing-masing jaringan tidak sating
terpengaruh. Berbeda dengan repeater, bridge dapat memisahkan
antarjaringan sekiranya memang tidak ada permintaan hubungan dari satu
jaringan ke jaringan yang lain.

Br id g e

Gambar 9.31 Bridge Menghubungkan dua jaringan bertopologi berbeda.
c. Router
Router merupakan peranti yang memungkinkan Anda untuk:
• Menghubungkan sejumlah LAN yang memiliki topologi dan protokol
yang berbeda.
• Menghubungkan jaringan pada suatu lokasi dengan jaringan pada
lokasi lain.
• Membagi suatu jaringan berukuran besar menjadi jaringan jaringan
yang lebih kecil dan mudah dikelola.
• Memungkinkan jaringan perusahaan dihubungkan ke Internet dan
informasi yang tersedia dapat diakses oleh siapa saja di luar
perusahaan.
• Mencari jalan terefisien untuk mengirimkan data ke tujuan.
83Hub
Ro u t e r
Hub
Ro u t e r
T elekomunikasi ISP
Cabang
Pu sa t
• Melindungi jaringan Anda dari pemakai-pemakai yang tak berhak
dengan cara membatasi akses terhadap data Anda.

Gambar 9.32 Contoh penggunaan router.

d. Gateway
Peranti ini berfungsi untuk menghubungkan dua buah jaringan yang
memiliki protokol yang sama sekali berbeda. Contoh penggunaan gateway
adalah untuk menghubungkan jaringan SNA (IBM) dan jaringan yang
menggunakan sistem operasi jaringan NetWare (Novell).

SNA Gateway

Gambar 9.33 Gateway menghubungkan SNA dan NetWare.

e. Brouter
Brouter adalah peranti dapat bertindak sebagai router maupun bridge.

84Kata Kunci
ATM
Bluetooth
Bridge
Brouter
C
CDMA
Cell relay
Client/Server
Concentrator
Duplex
EDI
FDDI FDM
Frame relay
Front-end processor
Gateway
GEO
gigabyte per detik (Gbps) GPS
GSM
Half-duplex
HEO
HomeRF
Hub
iDEN
Inframerah
Isyarat analog
Isyarat digital
Jaringan komputer (Computer network)
Ka
Kabel koaksial (coaxial atau coax)
Kabel serat optik kilobit per detik (Kbps)
Komputasi grup kerja (Workgroup computing)
Komunikasi data (Data communication)
Ku
Laju baud (Baud rate)
Laju bit (Bit rate)
LAN
Lapisan OSI
Lebar jalur (Bandwith)
LEO
MAN
Media transmisi
megabit per detik (Mbps)
MEO
Mikrogelombang (Microwave)
Modem
Multimode graded-index
Multimode step-index
Multiplexer Multiplexing
85Multitik (Multipoint)
Pager
Peer-to-peer
Pensaklaran rangkaian (Circuit switching)
Pensaklaran (Switching)
Pensaklaran paket (Package switching)
Pensaklaran paket cepat (Fat’s nzckag,: switching)
Protokol
Repeater
Router
Satelit
Simplex
Single-mode
SONET
Spektrum frekuensi
STP
Switch TCP/IP TDM TDMA Telecommuting
Telekomunikasi
Telekoiferensi
Telepon seluler
Titik-ke-titik (point-to-point)
Topologi bintang
Topologi bus
Topologi cincin
Topologi jaringan
Topologi pohon
Transmisi asinkron
Transmisi paralel
Transmisi serial
Transmisi
sinkron
UTP
Videkonferensi
VSAT
WAN
WAP
WiFi
I. Soal
Isian
1. Peralatan yang berfungsi mengubah isyarat digital menjadi analog dan
sebaliknya dalam komunikasi data adalah ________________
2. Kepanjangan EDI adalah ______________________
3. Satu Gbps identik dengan _______________ bit per detik.
4. Transmisi serial mengirimkan bit sebanyak _________ setiap saat.
5. Kepanjangan UTP yaitu _________________________________
6. Kepanjangan STP yaitu __________________________________
7. Kepanjangan GPS yaitu _________________________________
8. Peralatan yang dapat dipakai untuk mencari jalan terefisien untuk
mengirimkan data ke tujuan adalah __________________
86



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: